Disdikbud Jombang Fasilitasi Mediasi Orang Tua Korban Perundungan Dan Pihak Sekolah

Orang tua siswa yang luka pada mata, EW, mengatakan pihak Kapala Disdikbud akan mediasi lagi menunggu hasil dari kontrol anaknya pada tanggal 5 Maret 2024 nanti

28 Feb 2024 - 23:45
Disdikbud Jombang Fasilitasi Mediasi Orang Tua Korban Perundungan Dan Pihak Sekolah
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang, Senen. (Fredi/SJP)

Kabupaten Jombang, SJP - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang fasilitasi pertemuan kasus siswa luka di bagian mata.

Pertemuan dihadiri orang tua siswa yang mengaku menjadi korban dan pihak sekolah di ruang Kepala Disdikbud Jombang, Rabu (28/2/2024).

Pertemuan yang berlangsung sekitar 1 jam itu digelar tertutup antara kedua belah pihak tanpa dihadiri oleh pihak perwakilan orang tua dari siswa terduga pelaku.

Kepala Dinas Disdikbud Jombang, Senen mengatakan ada permintaan dari orang tua korban sehingga pihaknya menindaklanjuti melakukan mediasi antara orang tua korban dengan pihak sekolah. 

Prinsip dari kasus tersebut, Senen melihat antara korban dan pelaku sama - sama masih sekolah untuk itu Disdikbud menekankan pada kasus yang terjadi tidak mengganggu sekolah anak. 

"Kita selamatkan adalah dari sisi anak-anak ini harus tetap sekolah baik antara pelaku dan korban, jangan karena masalah ini mereka nantinya tidak sekolah," kata Senen usai kegiatan mediasi, Rabu (28/2/2024).

Menurut Senen, proses mediasi antara pihak sekolah kemudian juga dari orang tua korban namun belum ada hasil yang kita putuskan.

"Tekanan kami memang anak-anak ini harus tetap sekolah," ujarnya.

Senen membenarkan jika di mediasi muncul pernyataan akan ada bantuan pengobatan terhadap korban. Namun belum bisa disampaikan apakah akan diterima atau tidak oleh orang tua korban ataupun pihak sekolah.

"Nanti masih akan ada mediasi kedua dan seterusnya," ujar Senen.

"Makanya saya bilang masih berproses, saya belum menyampaikan hasil dari mediasi masih berproses, kami tekankan anak - anak sekolah itu saja yang penting" imbuhnya.

Orang tua siswa yang luka pada mata, EW mengatakan pihak Kapala Disdikbud untuk mediasi lagi menunggu hasil dari kontrol anaknya pada tanggal 5 Maret 2024 nanti.

"Tanggal 5 nanti akan ada apa lagi, saya disuruh memastikan untuk menanyakan ke dokter, akan ada apa lagi," ungkap EW kepada wartawan.

Menurut EW, pihak Kepala Dinas menyampaikan jika pihak sekolah ada niatan untuk membantu pengobatan anaknya.

Dirinya juga sampaikan pihak sekolah belum jelaskan nominal persis bantuan yang akan diberikan 

"Karena kedepan tidak tahu bagaimana, berapa biaya yang saya butuhkan saya juga tidak faham, sampai kapan anak saya bisa sembuh saya juga tidak faham, harapan saya anak saya bisa sembuh secepatnya," tandas EW. (*) 

Editor: Tri Sukma

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow