Demi Bangun Kepercayaan Publik, Musrenbang Tingkat Kecamatan di Kota Batu Berbasis Data dan Tepat Sasaran
Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto menegaskan bahwa Musrenbang tingkat kecamatan harus menjadi pijakan utama dalam menyusun arah pembangunan daerah yang terukur, inklusif, dan berbasis kebutuhan riil masyarakat.
KOTA BATU, SJP — Pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan di seluruh wilayah Kota Batu harus melalui perencanaan berbasis data yang valid dan tepat sasaran, sehingga menjadi forum strategis yang mampu membangun kepercayaan publik
Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto menegaskan, Musrenbang 2026 akan menjadi bagian dari tahapan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Tak sekadar menjadi agenda formal tahunan, Musrenbang harus menghasilkan rumusan kebutuhan masyarakat yang terukur dan dapat dipertanggungjawabkan.
"Yang paling penting adalah kelengkapan serta validitas data pada setiap usulan program pembangunan. Setiap pengajuan harus dilengkapi informasi yang jelas, mulai dari titik lokasi, alamat, hingga dokumen pendukung agar proses verifikasi dan penentuan prioritas dapat dilakukan secara akurat dengan dasar usulan harus benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan memperkuat kepercayaan publik,” tegasnya.
Selain aspek perencanaan berbasis data,Heli Suyanto juga meminta seluruh perangkat daerah memperhatikan sejumlah isu strategis yang kerap muncul dalam pembahasan Musrenbang kecamatan. Di antaranya persoalan pengelolaan sampah, potensi kebencanaan, serta kerawanan wilayah yang memerlukan peninjauan komprehensif dalam penyusunan program pembangunan.
Orang nomor dua di Kota Batu itu juga mendorong respons cepat dari perangkat daerah terhadap hasil Musrenbang serta memastikan sinergi antarinstansi dalam pelaksanaan program di lapangan. Hal ini dinilai penting agar usulan masyarakat tidak berhenti pada tahap perencanaan, tetapi benar-benar terealisasi.
"Ada juga optimalisasi pembahasan prioritas lapangan desa yang perlu dipertajam untuk menentukan skala prioritas pendanaan. Seluruh hasil Musrenbang nantinya akan menjadi bahan pembahasan lanjutan di tingkat kota," imbuhnya.
Heli menilai melalui keterlibatan seluruh elemen tersebut, pemerintah daerah berharap Musrenbang kecamatan dapat menjadi instrumen perencanaan yang inklusif, responsif, dan mampu memperkuat arah pembangunan Kota Batu secara menyeluruh. (*)
Editor: Danu
What's Your Reaction?

