Buruh dan Pengusaha di Pasuruan Harmonis, May Day Diisi Acara Mlaku Bareng Bupati
Menurut Bupati Pasuruan Rusdi Sutedjo, Hari Buruh harus dirayakan selayaknya Hari Jadi. Yakni dirayakan dengan riang gembira dan pesta: tanpa demo, tanpa peringatan berlebihan.
PASURUAN, SJP — Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day di Kabupaten Pasuruan terasa istimewa. Alih-alih diwarnai aksi unjuk rasa, May Day tahun ini justru diperingati dengan kegiatan Mlaku Bareng Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo.
Puncak peringatan May Day tahun ini dipusatkan di Lapangan Plumbon, Kecamatan Pandaan pada Kamis (1/5/2025). Puluhan ribu buruh dari beberapa serikat berkumpul.
Para buruh terlihat menikmati acara yang diawali dengan jalan-jalan sehat bersama. Selanjutnya, ada acara musik dangdut untuk menghibur para buruh dengan doorprize menarik.
"Apabila sebelumnya buruh melakukan aksi turun jalan untuk menyuarakan hak-haknya, kali ini buruh berkumpul menjadi satu bersama pemkab, dan para pengusaha," kata Bupati Pasuruan yang karib dipanggil Mas Rusdi, Kamis (1/5/2025).
Mas Rusdi mengatakan, kalau harapan itu bisa lebih baik. Artinya, Pemkab Pasuruan akan terus berkomitmen untuk mendukung kelangsungan pengusaha dan buruh.
Disampaikannya, hubungan buruh dan pengusaha di Kabupaten Pasuruan terjalin dengan harmonis. Buruh tahu kondisi pengusaha dan begitu pula sebaliknya. Jadi bisa saling memahami.
"Jika ada investor masuk, perizinan tidak boleh ribet, tidak boleh rumit. Harus membantu bukan menghalangi. Keberhasilan daerah tidak bisa berdiri tanpa dukungan buruh, pengusaha, dan pemerintah sendiri. Hubungan tripartit harus terus baik dan sinergi,” ujarnya.
Menurut Mas Rusdi, selayaknya Hari Jadi, Hari Buruh juga harus dirayakan dengan riang gembira dan pesta. Tidak ada demo, tidak ada peringatan yang berlebihan.
"Sinyal ini harus ditangkap para calon investor untuk tidak takut melakukan investasi di Kabupaten Pasuruan sebanyak mungkin. Karena Pasuruan aman dan damai," jelas Mas Rusdi. (***)
Editor: Ali Wafa
What's Your Reaction?

