Bupati Mojokerto Sampaikan 5 Program Prioritas Musrenbang 2026
Capaian indeks pembangunan manusia Kabupaten Mojokerto lebih baik bila dibandingkan Provinsi Jawa Timur sebesar 75,35 dan Nasional sebesar 75,02.
MOJOKERTO, SJP - Bupati Mojokerto Muhammad Albarra sampaikan 5 program prioritas dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2026 dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJPD) 2025-2045, di Pendopo Graha Majatama, Pemkab Mojokerto, Kamis (27/3/2025).
Pada forum itu, Bupati Mojokerto beberkan 5 program prioritas Musrenbang 2026. Pertama, peningkatan sumber daya manusia melalui peningkatan layanan akses pendidikan.
Kedua, peningkatan dan pemerataan ketersediaan akses kesehatan, di dalamnya juga ada peningkatan layanan balita gizi buruk dan stunting.
Ketiga, pengentasan kemiskinan dengan sistem registrasi sosial ekonomi dan perlindungan sosial adaptif terintegrasi, didalamnya meliputi peningkatan bidang ekonomi, insfrastruktur dan menciptakan perkumpulan ekonomi baru berbasis kewilayahan dan peningkatan industri.
Keempat, peningkatan tata kelola pemerintahan dan layanan publik, meliputi digitalisasi optimalisasi pelayanan dan peningkatan kapasitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam pelayanan publik.
Kelima, adalah bidang lingkungan hidup dan bencana alam, meliputi penanganan dan pencegahan pencemaran dan kerusakan lingkungan hidup serta ketangguhan terhadap cuaca ekstrem.
Sebelumnya, Pemkab Mojokerto telah melaksanakan forum konsultasi publik yang bertujuan menjaring aspirasi dan masukan dari berbagai pihak. Mulai dari Musrenbang tingkat kecamatan, hingga aspirasi masyarakat yang dituangkan melalui pokok pikiran dewan.
“Kami sampaikan terimakasih banyak kepada seluruh pihak yang ikut andil dalam musyawarah ini, sehingga kita bisa bersama-sama membangun Kabupaten Mojokerto lebih maju, adil dan makmur,” ujar Bupati Mojokerto Muhammad Albarra.
Politisi muda yang akrab disapa Gus Barra ini juga menguraikan beberapa permasalahan pembangunan yang harus terpecahkan sebagai salah satu acuan dalam Musrembang Kabupaten Mojokerto tahun 2026.
“Seperti urusan pendidikan, urusan perumahan rakyat dan kawasan pemukiman, urusan perhubungan, urusan pangan, urusan kesehatan dan urusan sosial,” urainya.
Untuk indeks pembangunan manusia Kabupaten Mojokerto pada tahun 2024 mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya.
Capaian indeks pembangunan manusia Kabupaten Mojokerto lebih baik bila dibandingkan Provinsi Jawa Timur sebesar 75,35 dan Nasional sebesar 75,02.
Adapun target indeks pembangunan manusia tahun 2026 yang ditetapkan Provinsi Jawa Timur terhadap Pemerintah Kabupaten Mojokerto adalah 77,15-77,76.
Sementara, berdasarkan data usulan dari 18 kecamatan yang ada di Kabupaten Mojokerto dan pokok pikiran DPRD, proyeksi belanja RKPD Kabupaten Mojokerto tahun 2026 sebesar Rp 2.821.741.498.158.
Untuk diketahui, kegiatan Musrenbang tersebut juga dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto, Ketua Fraksi, Forkopimda, Plt. Asisten Deputi Koordinasi Kebijakan Kebijakan RB KUNWAS Wilayah II Kementerian PAN-RB Republik Indonesia, Kepala Bakorwil Bojonegoro, Kepala Perangkat Daerah, Camat, Tim Penggerak PKK, Perguruan Tinggi, LSM, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat. (***)
Editor: Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

