Buaya Muara 2,5 Meter Ditangkap Warga Cakru Kencong Jember, 39 Telur Ikut Diamankan

Warga Dusun Gondangrejo, Jember menangkap seekor buaya muara sepanjang 2,5 meter di Sungai Bondoyudo dan mengamankan 39 telur. Buaya disimpan di rumah kadus sambil menunggu BKSDA. Warga diimbau menjauhi bantaran sungai karena berbahaya.

27 Nov 2025 - 23:05
Buaya Muara 2,5 Meter Ditangkap Warga Cakru Kencong Jember, 39 Telur Ikut Diamankan
Warga Dusun Gondangrejo Desa Cakru Kecamatan Kencong saat amankan buaya muara. (Foto : Ulum/SJP)

JEMBER, SJP – Seekor buaya muara (Crocodylus porosus) ditangkap warga menggunakan tali tambang di aliran Sungai Bondoyudo, tepatnya di Dusun Gondangrejo, Desa Cakru, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember, pada Kamis (27/11/2025) sekira pukul 16.30 WIB.

Penangkapan dilakukan setelah warga melihat buaya tersebut berada di semak-semak dekat bantaran sungai, lokasi yang kerap dilalui warga untuk mencari rumput. Demi menghindari potensi serangan, warga berinisiatif menangkapnya secara gotong royong.

Buaya sepanjang sekitar 2,5 meter dengan berat diperkirakan 50 kilogram itu kemudian diamankan di rumah Kepala Dusun Gondangrejo, Sugianto, dalam kondisi terikat sejak sore hingga malam hari.

Selain buaya, warga juga menemukan 39 butir telur yang diduga merupakan telur buaya yang dijaga induknya di sekitar lokasi.

Kepala Dusun Gondangrejo, Sugianto, membenarkan penangkapan tersebut.
“Kami menangkapnya tadi sore karena khawatir membahayakan warga. Telurnya juga kami amankan, jumlahnya 39 butir. Saat ini buaya berada di rumah saya,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa warga sudah lama mengetahui keberadaan buaya di aliran Sungai Bondoyudo yang mengarah ke muara. Setelah penangkapan, pihaknya telah melaporkan kejadian tersebut kepada Muspika dan Muspika meneruskan laporan kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).

“Kami amankan sekitar pukul 16.00 WIB. Warga di sini cukup sering melihat buaya itu. Kami sudah lapor ke Muspika, dan Muspika sudah meneruskan ke BKSDA,” jelasnya.

Sugianto menambahkan, apabila hingga malam pihak BKSDA belum datang, ia berencana melepaskan kembali buaya tersebut ke habitatnya karena kasihan kondisinya yang masih terikat.

“Jika malam ini belum ada petugas, kami akan lepas kembali karena kasihan. Kami mengimbau masyarakat agar tidak mendekati area bantaran sungai karena sangat berbahaya,” pungkasnya. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow