Berkah Cahaya Ramadan, Saat Petrokimia Gresik Merangkul Masjid dan Lembaga Sosial
Menjaga Nyala Syiar di Rumah Allah Bayangkan 17 masjid, 80 musala, hingga puluhan pondok pesantren dan panti asuhan di sekitar perusahaan Petrokimia Gresik kini bisa bernapas lebih lega. Karpet yang lebih wangi, pendingin ruangan yang lebih sejuk, atau hidangan takjil yang lebih layak bukan lagi sekadar impian bagi jamaah di pelosok desa seperti Roomo hingga Sukorame.
GRESIK, SJP – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, yang berada di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, ini mengetuk pintu 146 tempat ibadah dan lembaga sosial di sekelilingnya. Bukan dengan tangan hampa, melainkan membawa amanah bantuan operasional senilai Rp723,5 juta.
Bayangkan 17 masjid, 80 musala, hingga puluhan pondok pesantren dan panti asuhan yang kini bisa bernapas lebih lega. Dengan bantuan ini, karpet yang lebih wangi, pendingin ruangan yang lebih sejuk, atau hidangan takjil yang lebih layak bukan lagi sekadar impian bagi jamaah di pelosok desa seperti Roomo hingga Sukorame.
"Kami ingin momen Ramadan berlangsung lancar dan penuh keberkahan," ujar Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, dengan nada tulus usai penyerahan bantuan secara simbolis, dalam keterangannya kepada suarajatimpost.com, Jumat (20/2/2026).
Bagi Daconi, bantuan ini adalah investasi kenyamanan. Saat seorang jamaah bisa sujud dengan khusyuk atau seorang santri bisa tadarus dengan tenang tanpa memikirkan biaya listrik masjid yang membengkak, di situlah nilai kemanusiaan perusahaan hadir.
Secara administratif, bantuan ini mungkin tercatat sebagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Namun di lapangan, Daconi menyebut ini adalah soal kemitraan hati.
Petrokimia tidak hanya mengirimkan dana, mereka juga hadir secara fisik melalui program Safari Ramadan ikut berbuka puasa dan bersujud di shaf yang sama dengan masyarakat.
"Kemajuan perusahaan harus selaras dengan kebermanfaatannya bagi masyarakat," tambah Daconi.
Menurut dia, perusahaan sadar bahwa pupuk yang mereka produksi untuk ketahanan pangan nasional, tak akan bisa terdistribusi dengan baik tanpa doa dan dukungan warga yang tinggal tepat di samping pagar pabrik mereka.
Sementara itu, salah satu perwakilan Masjid Nurul Huda Kelurahan Karangturi, Didi, menyampaikan terima kasih atas bantuan operasional yang diberikan Petrokimia Gresik.
Dengan dukungan tersebut, takmir masjid dapat menyelenggarakan kegiatan Ramadan lebih meriah dan jamaah beribadah dengan lebih nyaman.
“Terima kasih kepada Petrokimia Gresik yang senantiasa peduli terhadap masjid dan musala di sekitar perusahaan. Bantuan ini rutin diberikan setiap Ramadan. Semoga membawa keberkahan sehingga Petrokimia Gresik semakin tumbuh dan maju,” pungkas Didi. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

