Ancaman Cuaca Ekstrem dan Bencana Jadi Perhatian Pemkot Batu Jelang Lebaran

Dengan kesiapsiagaan pemerintah daerah, aparat keamanan, serta partisipasi masyarakat melalui FKDM, stabilitas keamanan dan kenyamanan masyarakat di Kota Batu diharapkan tetap terjaga selama Ramadan hingga perayaan Idul Fitri

09 Mar 2026 - 19:32
Ancaman Cuaca Ekstrem dan Bencana Jadi Perhatian Pemkot Batu Jelang Lebaran
Penanganan kebencanaan yang dilakukan oleh BPBD Kota Batu (Ist/BPBD/SJP)

KOTA BATU, SJP – Potensi cuaca ekstrem menjadi salah satu perhatian utama Pemerintah Kota Batu menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Kondisi hujan deras disertai angin kencang yang terjadi dalam beberapa hari terakhir dinilai berpotensi menimbulkan gangguan aktivitas masyarakat hingga risiko bencana.

Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto pada Senin (9/3/2026) membeberkan bahwa dampak cuaca ekstrem yang terjadi pada beberapa hari lalu dimana hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang menyebabkan puluhan pohon tumbang di sejumlah titik di wilayah Kota Batu.

"Peristiwa tersebut sempat mengganggu aktivitas masyarakat serta menimbulkan kerusakan di beberapa lokasi. Karena itu, pemerintah daerah meminta seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi," paparnya.

Orang nomor dua di Kota Batu tersebut menilai kewaspadaan perlu diperkuat karena berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi hingga sekitar 10 Maret mendatang.

Ia meminta langkah antisipasi diperkuat, mulai dari pemantauan pohon rawan tumbang, kesiapan personel penanganan darurat, hingga koordinasi lintas instansi apabila terjadi kejadian bencana.

"Selain faktor cuaca, Pemkot Batu juga tetap melakukan pemetaan berbagai potensi dinamika sosial dan keamanan yang biasanya meningkat menjelang Lebaran. Sehingga pningkatan mobilitas masyarakat serta aktivitas ekonomi dapat diimbangi dengan kesiapsiagaan seluruh elemen," imbuhnya. 

Oleh sebab itu, pemerintah daerah berharap sistem deteksi dini terhadap berbagai potensi kerawanan dapat berjalan lebih optimal sehingga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga selama Ramadan hingga Idulfitri. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow