Adrian Luna, Sentuhan Uruguay yang Menghidupkan Lini Tengah Persik Kediri
Adrian Luna tampil impresif dan langsung memberi dampak bagi Persik Kediri. Gelandang Uruguay ini menghidupkan lini tengah dan membawa kemenangan di Brawijaya.
KEDIRI, SJP - Stadion Brawijaya kembali bergemuruh pada Jumat (30/1/2026) malam. Di tengah tekanan laga ketat melawan Bali United, satu sosok tampil menonjol dan memberi warna berbeda bagi permainan Persik Kediri. Adrian Luna, gelandang anyar asal Uruguay itu, menjelma menjadi penggerak yang menghidupkan lini tengah Macan Putih.
Baru beberapa kali mengenakan seragam Persik, Luna langsung menunjukkan dampak nyata. Ia tak sekadar hadir sebagai pengatur tempo, tetapi juga menjadi penghubung antarlini yang membuat alur permainan Persik lebih rapi dan terkontrol. Saat tim menyerang, Luna aktif membuka ruang dan mengalirkan bola. Ketika bertahan, ia tak ragu turun membantu memutus serangan lawan.
Peran ganda itu membuat permainan Persik Kediri terlihat lebih seimbang. Lini tengah yang sebelumnya kerap kehilangan ritme, kini mampu menjaga intensitas hingga menit akhir. Kehadiran Luna memberi Persik opsi serangan yang lebih variatif sekaligus ketenangan dalam mengelola pertandingan.
Penampilan solid tersebut mencapai puncaknya ketika Luna mencetak gol penting yang turut memastikan kemenangan Persik atas Bali United dengan skor 3-2. Gol itu bukan sekadar catatan statistik, melainkan simbol dari pengaruh besar sang gelandang dalam laga krusial tersebut.
Bagi Luna, kemenangan di kandang memiliki arti khusus. Ia menyadari betul pentingnya tiga poin tersebut, terutama setelah Persik gagal meraih hasil maksimal pada pertandingan sebelumnya.
“Seperti yang dikatakan pelatih, setelah kekalahan menghadapi Malut, kemenangan ini sangat penting. Kami memiliki beberapa momen bagus dalam pertandingan, dan yang terpenting adalah tim menang,” ujar Luna.
Menariknya, meski mencatatkan gol perdananya bersama Persik Kediri, Luna memilih merendah. Baginya, kontribusi individu tak pernah lebih penting dibanding hasil akhir tim.
“Saya selalu bilang, saya tidak peduli siapa yang mencetak gol. Yang penting adalah tim menang. Kami semua memiliki tujuan yang sama,” tegasnya.
Tambahan tiga poin dari kemenangan tersebut membawa Persik Kediri naik ke peringkat 11 klasemen sementara Super League 2025/2026 dengan koleksi 22 poin. Namun lebih dari sekadar posisi di tabel, laga ini memberi sinyal positif: Persik menemukan denyut baru di lini tengahnya.(**)
Editor: Danu
What's Your Reaction?

