8 Hal Penting Saat Membeli Daging Ayam Mentah: Panduan Aman untuk Kesehatan Keluarga
Tips aman memilih daging ayam mentah: dari warna, tekstur, bau, hingga cara penyimpanan dan pengolahan. Panduan ini membantu memastikan ayam segar, higienis, dan aman dikonsumsi.
SUARAJATIMPOST.COM – Daging ayam mentah menjadi salah satu bahan pangan favorit masyarakat Indonesia. Harganya relatif terjangkau, mudah diolah, dan bisa diubah menjadi berbagai menu, mulai dari gulai, ayam goreng, hingga panggang bumbu rempah.
Namun, tidak semua ayam mentah di pasaran aman untuk dikonsumsi. Salah memilih bisa memicu masalah serius, seperti keracunan makanan akibat bakteri berbahaya Salmonella atau Campylobacter. Karena itu, pembeli perlu jeli memastikan daging ayam yang dibeli benar-benar segar dan higienis.
Berikut delapan hal penting yang perlu diperhatikan saat membeli daging ayam mentah:
1. Perhatikan Warna Daging
Daging ayam segar biasanya berwarna merah muda pucat hingga krem. Jika mulai keabu-abuan atau kehijauan, itu tanda daging membusuk. Perubahan warna umumnya terjadi karena pertumbuhan bakteri atau oksidasi.
2. Cek Tekstur
Daging segar terasa kenyal dan lembap tanpa lendir. Bila permukaannya licin dan berlendir, kemungkinan sudah terkontaminasi mikroba. Saat ditekan, daging harus kembali ke bentuk semula, bukan meninggalkan cekungan.
3. Cium Baunya
Ayam segar hampir tidak berbau. Jika muncul aroma menyengat atau asam, artinya proses pembusukan sudah dimulai. Indra penciuman sering kali jadi alarm pertama mendeteksi kualitas ayam.
4. Pastikan Kebersihan Penjual dan Penyimpanan
Lihat kondisi lapak atau toko. Alat potong, meja, dan wadah penyimpanan harus bersih. Ayam mentah juga tidak boleh bercampur dengan makanan siap santap. Idealnya, disimpan di bawah 4°C dan tidak berada pada suhu 5–60°C lebih dari dua jam.
5. Periksa Label dan Tanggal Kedaluwarsa
Jika membeli ayam kemasan, pastikan labelnya jelas: produsen, sertifikat halal, informasi gizi, dan tanggal kedaluwarsa. Pilih kemasan yang utuh dan tidak bocor.
6. Pilih Sumber Tepercaya
Utamakan membeli dari penjual atau produsen bersertifikasi resmi. Ini memastikan ayam berasal dari peternakan dengan standar kebersihan dan kesejahteraan hewan yang baik.
7. Lihat Cara Pengemasan
Kemasan harus rapat, tidak bocor, dan terhindar dari kontaminasi silang. Khusus di supermarket, perhatikan apakah ayam ditempatkan di suhu yang tepat.
8. Simpan dan Masak dengan Benar
Setelah dibeli, segera simpan di kulkas. Saat memasak, pastikan suhu internal ayam minimal 75°C agar bakteri mati. Hindari mencuci ayam mentah karena justru bisa menyebarkan bakteri ke area dapur.
Dengan memperhatikan delapan langkah ini, Anda tidak hanya mendapatkan ayam yang segar, tetapi juga melindungi keluarga dari risiko keracunan makanan. (**)
Editor: Rizqi Ardian
Sumber: Beritasatu.com
What's Your Reaction?

