Waspada Hantavirus: Penyakit Mematikan dari Tikus, Begini Cara Cegahnya!
Kenali gejala Hantavirus yang ditularkan tikus. Dari sesak napas hingga risiko fatal, pelajari cara aman membersihkan rumah agar terhindar dari infeksi.
SUARAJATIMPOST.COM - Hantavirus kembali menjadi sorotan sebagai ancaman kesehatan serius yang ditularkan melalui hewan pengerat, terutama tikus. Meski jarang menular antarmanusia, virus ini menyerang paru-paru dan jantung dengan risiko kematian yang tinggi.
Infeksi terjadi saat manusia menghirup udara yang terkontaminasi **urine, kotoran, atau air liur tikus**. Selain itu, menyentuh benda yang terkena virus lalu memegang wajah, hingga mengonsumsi makanan yang tercemar juga menjadi jalur penularan.
Gejala muncul sekitar 1–8 minggu setelah terpapar, terbagi dalam dua tahap:
1.Tahap Awal: Demam, menggigil, nyeri otot (terutama di punggung dan paha), sakit kepala, hingga gangguan pencernaan (mual/muntah).
2.Tahap Lanjut: Sesak napas parah, batuk, tekanan darah rendah, dan detak jantung tidak teratur akibat penumpukan cairan di paru-paru.
Masyarakat yang sering beraktivitas di tempat lembap dan jarang terpakai memiliki risiko lebih tinggi, seperti:
Pekerja di bangunan tua atau gudang penyimpanan hasil tani. Pekerja konstruksi dan pertanian. Lalu, warga yang membersihkan loteng atau ruang bawah tanah tanpa pengamanan.
Karena belum ada obat spesifik, pencegahan adalah kunci utama: Tutup lubang sekecil apa pun di rumah dengan semen atau kawat. Pastikan makanan manusia dan hewan peliharaan berada dalam wadah tertutup. Bersihkan area dengan benar. Jangan menyapu kotoran tikus dalam kondisi kering karena partikel virus bisa terbang. Semprot dulu dengan disinfektan/karbol, tunggu 5 menit, baru bersihkan menggunakan sarung tangan dan masker.
Kapan Harus ke Dokter?
Jika Anda mengalami gejala mirip flu setelah membersihkan gudang atau area yang banyak tikusnya,segera ke puskesmas atau rumah sakit. Hantavirus dapat memburuk dengan sangat cepat dan membutuhkan penanganan medis intensif di ruang ICU.
Jaga imun tubuh dengan asupan Vitamin D dan jaga kebersihan lingkungan sekitar rumah Anda! (**)
Sumber: halodoc.com
Editor: Danu
What's Your Reaction?

