Wali Kota Kediri Temukan Pegawai Indisipliner saat Sidak Puskesmas Mrican

Saat tiba sekitar pukul 08.00 WIB, beberapa pegawai diketahui terlambat datang. Selain itu, ada 19 pegawai yang juga tidak mengenakan atribut lengkap saat bekerja.

22 Apr 2025 - 14:32
Wali Kota Kediri Temukan Pegawai Indisipliner saat Sidak Puskesmas Mrican
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati saat melakukan sidak ke Puskesmas Mrican. (Foto: Wawan/SJP)

KOTA KEDIRI, SJP – Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Puskesmas Mrican, Kelurahan Dermo, Mojoroto, Selasa (22/4/2025) pagi. Sidak itu dilakukan untuk memastikan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat berjalan baik.

Dalam sidak itu, Vinanda menyoroti soal kedisiplinan pegawai puskesmas. Saat tiba sekitar pukul 08.00 WIB, beberapa pegawai diketahui terlambat datang. Selain itu, ada 19 pegawai yang juga tidak mengenakan atribut lengkap saat bekerja.

“Tadi saya juga mengecek terkait kedisiplinan. Saya mengarahkan agar setiap hari harus menggunakan atribut lengkap. Tadi ada beberapa yang tidak menggunakan atribut lengkap. Datangnya juga masih telat. Besok harus datang sesuai dengan jam kerja. Karena kita ini kan memberikan pelayanan dasar kepada masyarakat,” ujar Vinanda.

Secara umum, pelayanan di Puskesmas Mrican cukup baik. Masyarakat mengaku tak ada kendala yang berarti. Layanan laboratorium juga tersedia lengkap untuk masyarakat.

Sayangnya, Mbak Vinanda masih melihat ada kamar rawat inap yang kotor. Kamar mandi di ruangan lantai dua juga membutuhkan perhatian dan penanganan. Termasuk tembok-tembok bangunan yang perlu dicat ulang.

“Tadi saya telah berbincang dengan masyarakat. Pelayanannya cukup baik, cepat, tidak ada kendala. Tapi tadi saya lihat sarana prasarananya ada yang perlu diperbaiki. Perlu ditambahkan, baik itu berkaitan dengan kebersihan, kamar mandinya juga perlu dibersihkan, tadi kotor,” tambahnya.

Lulusan magister kenotariatan Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya itu juga meminta para pegawai agar lebih ramah. Mereka bisa mengadopsi layanan-layanan seperti di bank, hotel, dan minimarket. Mereka juga diharapkan memberikan perhatian kepada anak-anak yang ikut orang tuanya berobat.

“Kalau kita memberikan pelayanan ke masyarakat baik, apalagi di layanan kesehatan, insyaallah masyarakat di Kota Kediri angka harapan hidupnya ke depan semakin tinggi. Tapi ketika di pelayanan kesehatan tidak memberikan layanan yang baik, saya rasa angka harapan hidupnya juga semakin menurun,” tegas Mbak Vinanda.

“Ya harapannya tenaga kesehatan bisa memberikan pelayanan yang baik. Harus ramah, harus bisa memberikan kenyamanan terhadap masyarakat,” tandasnya. (adv)

Editor: Ali Wafa 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow