Uang Nasabah BSI di Jombang Raib Misterius, Pihak Bank Berdalih Sistem Eror
Nasabah BSI KC Jombang berinisial EM (55), warga Desa Kepatihan, Kecamatan Jombang, mengaku terkejut saat menerima notifikasi melalui aplikasi mobile banking (m-banking) yang menunjukkan adanya transaksi keluar senilai Rp1.171.000 tanpa persetujuannya.
JOMBANG, SJP–Keamanan sistem perbankan di Bank Syariah Indonesia (BSI) Kantor Cabang (KC) Jombang disoal. Uang milik salah satu nasabah dilaporkan raib secara mendadak dari rekening melalui penarikan sepihak pada Rabu (18/3/2026) pukul 10.09 WIB.
Nasabah BSI KC Jombang berinisial EM (55), warga Desa Kepatihan, Kecamatan Jombang, mengaku terkejut saat menerima notifikasi melalui aplikasi mobile banking (m-banking) yang menunjukkan adanya transaksi keluar senilai Rp1.171.000 tanpa persetujuannya.
"Saya kaget tiba-tiba dapat pesan notifikasi kalau ada yang narik uang saya," ucap EM kepada wartawan.
Pasca menerima notifikasi tersebut, EM segera mendatangi kantor BSI KC Jombang yang berlokasi di kawasan Ruko Cempaka Mas, Jl. Soekarno-Hatta, Peterongan, untuk meminta klarifikasi.
Setibanya di lokasi, EM hanya ditemui oleh petugas satuan keamanan (satpam) bernama Ahmad.
Petugas tersebut menyatakan bahwa sistem perbankan sedang mengalami gangguan (error) sejak pagi hari.
Pihak keamanan kemudian meminta bukti notifikasi, KTP, serta nomor telepon nasabah untuk ditindaklanjuti.
"Dia bilangnya error, tadi saya dimintai data-data lalu akan dihubungi oleh pihak bank setelah sistem kembali normal," ungkap EM.
Upaya konfirmasi sempat dialihkan kepada mantan Kepala BSI KC Jombang, Feri. Namun, ia enggan memberikan keterangan mendalam dengan alasan sudah tidak lagi menjabat di kantor cabang tersebut dan mengarahkan nasabah ke bagian layanan pelanggan (customer service).
"Silakan ke Customer Service saja Mas, karena saat ini sedang buka terbatas," jelas Feri.
Hingga berita ini diturunkan, hilangnya dana nasabah BSI KC Jombang tersebut masih menjadi teka-teki tanpa kejelasan mengenai siapa atau pihak mana yang melakukan penarikan.
EM mendesak adanya transparansi dan tanggung jawab penuh dari pihak bank atas hilangnya dana di rekening pribadinya itu. (*)
Editor: Syaiful Aries
What's Your Reaction?

