Skor Kacamata Lawan Persijap Jepara, Persik Kediri Tertahan di Stadion Brawijaya
Tekad Persik Kediri untuk berlari kencang di sisa pertandingan Super League musim 2025/2026 tertahan. Bermain di kandang sendiri, Stadion Brawijaya, Kota Kediri, tuan rumah Persik Kediri harus berbagi poin usai ditahan imbang Persijap Jepara dengan skor 0-0, Senin, (06/04/2026).
KOTA KEDIRI, SJP - Tekad Persik Kediri untuk berlari kencang di sisa pertandingan Super League musim 2025/2026 tertahan. Bermain di kandang sendiri, Stadion Brawijaya, Kota Kediri, tuan rumah Persik Kediri harus berbagi poin usai ditahan imbang Persijap Jepara dengan skor 0-0, Senin, (6/4/2026).
Bermain percaya diri, meski tanpa sejumlah pemain kunci, Persik Kediri langsung menekan. Di menit 28, striker Persik Kediri Jose Enrique berhasil merobek gawang tim tamu.
Namun gol tersebut urung menjadi keunggulan, pasalnya setelah dilakukan check VAR, wasit memutuskan menganulir gol tersebut karena Jose dianggap dalam posisi offside. Skor kacamata bertahan hingga akhir babak pertama.
Di babak kedua, tekanan melalui permainan agresif terus diperlihatkan Persik Kediri. Di menit 60, pelanggaran handball salah satu pemain Persijap Jepara memaksa wasit menunjuk titik putih, hadiah penalti untuk Persik Kediri.
Jose Enrique maju sebagai eksekutor. Sayangnya peluang emas tersebut pupus. Tendangan pemain asal Spanyol tersebut terbaca kiper Persijap Jepara Sendri Johansah. Keunggulan kembali urung terjadi.
Gagal meraih keunggulan, Persik Kediri mempertajam lini depan dengan memasukkan sejumlah penyerang yang lebih segar. Penyerang muda Wigi Pratama masuk menggantikan M Supriadi di menit 67, kemudian di menit 74, Jon Toral keluar digantikan Rodrigo.
Serangan demi serangan diperlihatkan Persik Kediri. Namun skuad Macan Putih kurang beruntung, sampai peluit akhir ditiup wasit kedudukan tidak berubah. Skor 0-0 menutup pertandingan.
Usai laga, pelatih Persik Kediri Marcos Reina menegaskan skuad Macan Putih telah berjuang maksimal sepanjang pertandingan dan lebih pantas menang.
"Kami pantas mendapatkan tiga poin. Kami kurang beruntung—gol yang dianulir, penalti, dan kami menyia-nyiakan dua peluang. Hanya dari dua peluang tersebut, kami sebenarnya bisa menambah poin," ungkap Marcos Reina.
Marcos menambahkan hal semacam itu, adalah hal yang tidak bisa terlepas sebuah pertandingan.
"Tapi ini bagian dari sepak bola, jadi memang seperti itu adanya. Kami sedang mengalami fase kurang beruntung, tapi ya, pada suatu titik nanti hasilnya akan berbeda," jelasnya.
Di sisi lain, perjuangan skuad Macan Putih tetap membuahkan sisi positif.
"Di luar itu, kami tetap senang dengan clean sheet, senang karena meskipun banyak pemain cedera dalam pertandingan ini dan banyak yang tidak bisa bermain, kami tetap mampu menampilkan performa yang baik dan sebenarnya pantas mendapatkan tiga poin," pungkasnya. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

