Sensasi Ikan Asap dan Sambal Mentah Pedas di Surabaya

Kedai Sambelan Megilan Putra Lamongan di Surabaya tawarkan sensasi ikan asap berpadu sambal mentah pedas. Ramai pengunjung, hingga 400 porsi terjual tiap hari.

21 Aug 2025 - 09:09
Sensasi Ikan Asap dan Sambal Mentah Pedas di Surabaya
Hidangan ikan asap dan sambal mentah pedas di Surabaya (Foto: Beritasatu.com/Agung Dharma Putra)

SURABAYA, SJP – Kota Pahlawan memang tak pernah kehabisan cerita soal kuliner. Salah satu yang kini tengah naik daun adalah sajian ikan asap dengan sambal mentah pedas, yang bisa ditemui di Kedai Sambelan Megilan Putra Lamongan di Jalan Nias, Surabaya. Meski baru setahun beroperasi, kedai sederhana ini selalu dipenuhi pencinta kuliner pedas.

Berbeda dengan warung nasi sambal kebanyakan, Kedai Megilan punya ciri khas tersendiri: berbagai jenis ikan laut maupun ikan tawar yang diolah dengan cara diasap. Proses pengasapan membuat daging ikan terasa lebih gurih dan harum, lalu berpadu dengan sambal mentah pedas yang menjadi andalan kedai ini.

Pilihan lauknya pun beragam. Mulai dari cakalang, kerapu, bandeng, patin, mujair, ikan pari, hingga cumi dan gurita. Dari sekian menu, ikan pari asap dan cumi asap menjadi favorit pengunjung. Paduan nasi hangat, aroma asap yang khas, dan sambal pedas seakan menciptakan sensasi yang bikin pelanggan ketagihan.

“Rasanya enak, sambalnya pedas bikin nagih. Harganya juga terjangkau. Cocok untuk makan bersama teman atau keluarga di sini,” ujar Penny Ustanti, salah satu pelanggan, Selasa (19/8/2025).

Tak heran jika setiap harinya kedai ini mampu menjual ratusan porsi. “Di sini tersedia berbagai macam ikan laut dan ikan tawar. Semua ikannya diasap agar lebih enak. Dalam sehari bisa habis lebih dari 400 porsi,” kata Ronald Romadhon, pegawai kedai.

Dengan harga mulai Rp 10.000 hingga Rp 33.000 per porsi, Kedai Megilan berhasil menarik banyak kalangan, dari mahasiswa, pekerja kantoran, hingga keluarga. Sensasi makan ikan asap pedas ini pun kian memperkaya ragam kuliner khas Surabaya yang tak pernah gagal memanjakan lidah. (**)

Editor: Rizqi Ardian 

Sumber: Beritasatu.com

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow