Sempat Sesak Nafas, Wanita Obesitas 400 Kg di Gresik Meninggal Dunia, Damkar Bantu Pemakaman

Wanita bernama Khusnul Khotimah (25) asal Kabupaten Gresik, sempat dievakuasi petugas pemadam kebakaran (damkar) ke rumah sakit Ibnu Sina, lantaran mengeluhkan sesak nafas. Berselang dua malam, petugas kembali turun tangan evakuasi lantaran ia meninggal dunia.

30 Apr 2026 - 10:47
Sempat Sesak Nafas, Wanita Obesitas 400 Kg di Gresik Meninggal Dunia, Damkar Bantu Pemakaman
Petugas Damkar Gresik melakukan evakuasi terhadap jenazah wanita obesitas 400 Kg ke pemakaman. (Foto: Istimewa)

GRESIK, SJP — Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Kabupaten Gresik kembali membantu proses pemindahan jenazah seorang wanita penderita obesitas dengan berat 400 kilogram (kg) dari rumah duka menuju tempat peristirahatan terakhir.

Wanita bernama Khusnul Khotimah (25) tersebut sebelumnya sempat dievakuasi petugas pemadam kebakaran ke RSUD Ibnu Sina karena mengeluhkan sesak napas. Setelah menjalani perawatan selama dua malam, petugas kembali turun tangan untuk mengevakuasi korban yang dinyatakan meninggal dunia.

Petugas membantu pengangkatan jenazah mulai dari RSUD Ibnu Sina menuju rumah duka di Desa Betiring, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik.

Kepala Dinas Damkarla Gresik, Suyono, mengatakan bahwa evakuasi terhadap wanita dengan berat 400 kg tersebut dilakukan sebanyak tiga kali hingga proses pemakaman. "Rescue tiga kali karena sakit, korban bernama Khusnul Khotimah 25 tahun yang beratnya 400 kilogram berada di Desa Betiring, Kecamatan Cerme," kata dia, Kamis (30/4/2026).

Suyono menceritakan, evakuasi pertama adalah mengantarkan wanita tersebut ke rumah sakit karena mengeluhkan sesak napas pada Senin (27/4/2026) sore. Setelah mendapat perawatan selama dua malam di RSUD Ibnu Sina, pihak rumah sakit meminta bantuan petugas untuk mengevakuasi jenazah kembali ke rumah duka.

Selanjutnya, orang tua almarhumah meminta pertolongan petugas untuk mengangkat dan mengantarkan jenazah ke pemakaman umum. Menurut Suyono, sebanyak sembilan personel dikerahkan untuk melaksanakan evakuasi jenazah ke pemakaman tersebut.

"Karena beratnya melebihi manusia pada umumnya, sehingga kita bantu evakuasi ke pemakaman," jelasnya.

Sementara itu, orang tua almarhumah, Dwi Pangastuti, menyampaikan terima kasih atas bantuan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik melalui Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan.

Ia mengungkapkan bahwa tanpa bantuan petugas, pihak keluarga akan sangat kesulitan membawa putrinya ke peristirahatan terakhir. "Terimakasih Damkar kalau tidak ada Damkar, saya tidak tahu, anakku tidak bisa ke rumah sakit, mayatnya tidak bisa ke rumah," pungkasnya. (*) 

Editor: Syaiful Aries

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow