Seminar Kepemudaan di Malang Soroti Peran OKP sebagai Benteng Ideologi Generasi Muda

Seminar di Kepanjen menekankan pentingnya organisasi kepemudaan sebagai wadah pembentukan kepemimpinan, nasionalisme, dan partisipasi aktif generasi muda Indonesia.

15 May 2026 - 21:01
Seminar Kepemudaan di Malang Soroti Peran OKP sebagai Benteng Ideologi Generasi Muda
Peserta seminar kepemudaan di Kepanjen berfoto bersama usai diskusi penguatan karakter dan peran organisasi pemuda bagi generasi muda. (Foto : Istimewa)

MALANG, SJP – Peran organisasi kepemudaan dinilai semakin penting dalam menjaga semangat nasionalisme dan membentuk karakter generasi muda di tengah derasnya arus globalisasi.

Hal tersebut menjadi pembahasan utama dalam seminar bertajuk “Peran Organisasi Kepemudaan dalam Membangun Karakter Generasi Muda” yang digelar di Mirabel Hotel Malang, Jumat (15/5/2026).

Forum tersebut menghadirkan berbagai tokoh pendidikan, organisasi, hingga legislatif yang menyoroti pentingnya penguatan Organisasi Kepemudaan (OKP) sebagai ruang pembinaan generasi muda menuju Indonesia Emas 2045.

Presidium Majelis Alumni IPNU, Agus Sa’dullah, menilai tantangan zaman saat ini tak hanya berkaitan dengan kemajuan teknologi, tetapi juga ancaman terhadap moral dan rasa kebangsaan generasi muda.

Karena itu, ia menegaskan pentingnya membangun karakter pemuda melalui nilai religiusitas, integritas, nasionalisme, kemandirian, dan gotong royong.

Menurutnya, pembentukan karakter tidak cukup hanya melalui teori, melainkan harus dibarengi wadah pengembangan diri yang nyata melalui aktivitas organisasi.

“Karakter yang kuat tanpa wadah aktualisasi hanya akan menjadi potensi yang terpendam. Di sinilah Organisasi Kepemudaan mengambil peran krusial,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor STIT Ibnu Sina sekaligus Alumni PC IPPNU periode 1999–2001, Noer Rohmah, menyebut organisasi kepemudaan sebagai tempat lahirnya calon pemimpin masa depan. Ia menilai OKP memiliki fungsi strategis dalam membangun kepedulian sosial, kepemimpinan, hingga menjaga ideologi bangsa dan keutuhan NKRI.

Noer Rohmah juga berharap pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan terus memberikan dukungan terhadap aktivitas organisasi kepemudaan melalui pembinaan dan fasilitasi berkelanjutan.

Di sisi lain, Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Fraksi Partai NasDem, Jajuk Rendra Kresna, yang hadir dalam agenda tersebut mengingatkan, agar generasi muda tidak bersikap apatis terhadap dinamika sosial maupun politik di daerahnya.

Menurutnya, keterlibatan pemuda menjadi bagian penting dalam menentukan arah pembangunan bangsa mendatang.

“Pemuda tidak boleh pasif. Mereka harus terlibat aktif dalam dinamika sosial-politik demi menentukan arah masa depan daerah,” tegasnya. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow