Ribuan Petani Tembakau di Bondowoso Terima Bantuan Pupuk Gratis
Bantuan pupuk sebanyak 130 ton nantinya akan disalurkan kepada 4.366 petani tembakau di 52 desa yang berada di 9 kecamatan dengan luasan lahan 582 hektare.
BONDOWOSO, SJP – Petani tembakau di Kabupaten Bondowoso mendapatkan bantuan pupuk NPK Fertilla, yang diberikan gratis oleh Pemerintah Kabupaten Bondowoso, melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP).
Bantuan pupuk tersebut merupakan salah satu langkah nyata Pemerintah Kabupaten Bondowoso dalam rangka mendukung sektor pertanian, khususnya komoditas tembakau, yang telah menjadi bagian penting dalam kehidupan dan penghidupan masyarakat di Bumi Ki Ronggo.
Secara simbolis, bantuan 130 ton pupuk NPK Fertilla didistribusikan secara gratis kepada para petani tembakau, di kantor Kecamatan Wringin, oleh Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid dan Forkopimda, pada Jumat (13/6/2025).
“Bantuan ini yang diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya dalam mendukung produktivitas pertanian, sekaligus meringankan beban petani dalam hal biaya produksi,” kata bupati yang akrab disapa Ra Hamid ini.
Dirinya menyadari jika sektor pertanian di Bondowoso menjadi tulang punggung perekonomian. Maka dari itu, melalui program ini, dirinya berharap petani dapat memiliki akses yang lebih baik terhadap sarana produksi pertanian, utamanya pupuk.
“Kami ingin memastikan bahwa petani tidak hanya memiliki modal kerja, namun juga akses terhadap pengetahuan, teknologi, dan pendampingan yang dibutuhkan untuk meningkatkan hasil pertanian, menjaga kesuburan tanah, serta memperkuat daya saing produk pertanian Bondowoso di pasar yang lebih luas,” ujarnya.
Namun demikian, bupati menyadari bahwa tantangan sektor pertanian nantinya akan semakin berat. Bukan hanya dituntut untuk terus meningkatkan jumlah produksi dalam memenuhi kebutuhan pangan, tetapi juga ditantang untuk meningkatkan kualitas hasil panen agar mampu bersaing secara kompetitif.
“Dengan begitu, pertanian kita tidak hanya sekadar bertahan, namun bisa naik kelas dan memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi petani dan daerah,” ujar bupati yang memberangkatkan armada pengangkut bantuan pupuk di Kecamatan Wringin.
Sejalan dengan misi pertama RPJMD Kabupaten Bondowoso Tahun 2025–2030, yaitu, mewujudkan pembangunan ekonomi inklusif dengan memanfaatkan potensi perekonomian lokal secara berkelanjutan, langkah ini, sangat penting.
“Maka dari itu, yang sangat krusial adalah kemudahan akses pertanian, yang menjadi kunci dalam mempercepat kebangkitan ekonomi masyarakat,” tandasnya.
Sementara itu, Kepala DPKP Bondowoso Hendri Widotono menerangkan, bantuan pupuk sebanyak 130 ton tersebut nantinya akan disalurkan kepada 4.366 petani tembakau di 52 desa yang berada di 9 kecamatan dengan luasan lahan 582 hektare.
“Nantinya akan dikirimkan bertahap,” ujarnya.
Sejatinya, untuk jumlah alokasi pupuk ini, kata Hendri, masih kurang banyak untuk memenuhi kebutuhan petani Bondowoso yang memiliki luas lahan 8.000 hektare, dengan kebutuhan anggaran Rp30 miliar.
“Tapi alhamdulillah, meskipun di tengah efisiensi anggaran, Pemkab Bondowoso telah mengalokasikan Rp2 miliar setara 130 ton pupuk untuk petani,” pungkasnya. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

