Ngawi Diterjang Puting Beliung dan Hujan Es, Warga Bersihkan Puing dan Pulihkan Akses Jalan

Sehari setelah puting beliung di Ngawi, warga bersihkan puing, buka akses jalan, dan mulai perbaiki bangunan rusak akibat angin dan hujan es.

12 Apr 2026 - 12:48
Ngawi Diterjang Puting Beliung dan Hujan Es, Warga Bersihkan Puing dan Pulihkan Akses Jalan
Kantor DPD Partai Nasdem Ngawi mengalami kerusakan parah akibat diterjang angin puting beliung. (Foto: Beritasatu.com)

NGAWI — Angin puting beliung disertai hujan es menerjang Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, pada Sabtu (11/4/2026) sore. Angin kencang yang datang secara tiba-tiba itu menyebabkan pohon tumbang, merusak sejumlah bangunan, hingga mengganggu akses jalan utama.

Salah satu warga, Nur Zali, mengungkapkan momen saat angin datang sekitar pukul 16.00 WIB.
“Anginnya datang dari barat, lalu seperti berhenti dan berputar-putar di atas titik ini,” ujarnya.

Ia juga menyaksikan sebuah bangunan joglo sempat terangkat sebelum akhirnya roboh.
“Bangunan rumah Joglo ini sempat terbang terangkat sekitar dua meter, kemudian jatuh dan ambruk total,” ungkapnya.

Dampak kerusakan masih terlihat hingga Minggu (12/4/2026). Pohon-pohon tumbang sempat menutup jalur Ngawi–Maospati di Desa Klitik, Kecamatan Geneng. Selain itu, warung berkonsep joglo roboh, sementara Kantor DPD Partai Nasdem Ngawi mengalami kerusakan parah di bagian teras depan yang sempat terangkat sebelum runtuh.

Warga lain, Darmi, menyebut hujan deras disertai butiran es berlangsung sekitar 30 menit, namun angin kencang hanya terjadi dalam waktu singkat.
“Hujannya sekitar setengah jam, tetapi angin kencangnya cuma 15 menit. Memang tidak lama, tetapi dampaknya sangat merusak,” jelasnya.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Penjaga warung berhasil menyelamatkan diri sesaat sebelum bangunan roboh.

Memasuki hari berikutnya, warga mulai melakukan kerja bakti untuk membersihkan puing-puing bangunan dan menyingkirkan pohon tumbang yang sempat menghambat aktivitas. Akses jalan yang sebelumnya tertutup kini berangsur bisa dilalui, meski proses pembersihan masih terus berlangsung.

Selain itu, warga juga mulai memperbaiki bangunan yang rusak secara bertahap, sembari menunggu pendataan lebih lanjut dari pihak terkait.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow