Puluhan Tahun Warga Trenggalek Hidup dengan Air Sumur Berbau Logam Karat

Air sumur yang menjadi sumber utama kebutuhan sehari-hari berwarna kuning keemasan dan mengeluarkan bau menyengat seperti logam berkarat

16 Oct 2025 - 21:17
Puluhan Tahun Warga Trenggalek Hidup dengan Air Sumur Berbau Logam Karat
Air sumur warga di Trenggalek berwarna kuning dan berbau menyengat. (Beny/SJP)

TRENGGALEK, SJP - Selama puluhan tahun, warga Dusun Krajan, Desa Prambon, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek, hidup dengan kondisi air tanah yang tidak layak konsumsi.

Air sumur yang menjadi sumber utama kebutuhan sehari-hari berwarna kuning keemasan dan mengeluarkan bau menyengat seperti logam berkarat. Kondisi ini terjadi di empat rukun tetangga (RT 16 hingga RT 19) dan belum juga menemukan solusi pasti hingga kini.

Dari pantauan di lapangan, air sumur milik warga tampak keruh dengan warna kekuningan. Pada musim kemarau, kualitas air bahkan semakin memburuk. Meski demikian, warga masih memanfaatkan air tersebut untuk kebutuhan mencuci dan mandi, sedangkan untuk air minum, mereka bergantung pada sumur milik tetangga yang kondisinya lebih jernih. 

“Airnya kuning dan baunya seperti karatan. Kalau dipakai mencuci baju putih, warnanya bisa jadi cokelat,” kata Amin, salah satu warga setempat, Kamis (16/10/2025). 

Perempuan berusia kira-kira 50 tahun tersebut menambahkan, kondisi air seperti ini sudah berlangsung sejak lama bahkan sejak ia kecil.

Menurut Amin, beberapa warga sempat berupaya mengebor sumur baru untuk mendapatkan air bersih, namun pengeboran hanya bisa dilakukan hingga kedalaman kurang dari 20 meter dan tidak berhasil menemukan sumber air layak konsumsi.

“Harapannya ya bisa dibantu pemerintah bikin sumur yang dalam, biar dapat air bersih,” ujarnya.

Kepala Dusun Krajan, Supriyanto, membenarkan kondisi tersebut dan menyebutkan bahwa hampir seluruh warga di wilayahnya tidak memiliki sumber air bersih alternatif.

Ia menuturkan, pihak desa telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Trenggalek untuk menyalurkan bantuan air bersih sebagai langkah darurat. 

“Kita sudah minta suplai air dari BPBD. Untuk jangka panjang, kami berharap pemerintah bisa membuatkan sumur dalam,” jelasnya.

Beberapa dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Trenggalek dikabarkan sudah beberapa kali mengambil sampel air untuk diteliti. Namun hingga saat ini, warga belum mengetahui hasil pasti dari uji kualitas air tersebut. 

Pemerintah desa bersama BPBD juga tengah merencanakan pembangunan sumur bor dalam waktu dekat sebagai solusi jangka panjang, agar warga Dusun Krajan tidak lagi bergantung pada air sumur yang berbau logam dan berwarna keruh. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow