Psikolog: Orang Tua Wajib Hormati Privasi Anak saat Mandi

Ketika anak telah berusia  di atas tujuh tahun, maka orang tua tidak boleh lagi ikut campur dalam urusan anak mandi.

27 Jul 2025 - 08:01
Psikolog: Orang Tua Wajib Hormati Privasi Anak saat Mandi
Orang tua wajib memberikan privasi kepada anak, termasuk soal mandi sendiri. (Freepik.com/Pikisuperstar)

SUARAJATIMPOST.COM—Psikolog klinis dan keluarga, Pritta Tyas, menekankan pentingnya setiap orang tua memberikan ruang privasi kepada anak sejak usia sekolah dasar (SD). Salah satunya untuk mandi sendiri.

Dikutip dari Antara, Senin (21/7/2025) dia menegaskan, ketika anak telah berusia  di atas tujuh tahun, maka orang tua tidak boleh lagi ikut campur dalam urusan anak mandi.

"Anak sudah masuk SD itu satu indikator dia sudah memiliki privasi sendiri. Kalau sudah di atas tujuh tahun itu sudah tidak boleh saat mandi kita tengok-tengok lagi. Apalagi sama orang tua yang beda jenis kelamin. Ini untuk menghormati anak juga," kata Pritta.

Dia menjelaskan, proses membiasakan anak mandi mandiri sebaiknya dimulai sejak usia tiga tahun. Pada usia ini, anak biasanya sudah cukup terampil untuk mencoba membersihkan tubuhnya sendiri, meskipun masih butuh diawasi oleh orang tuanya.

“Pada umur ini sebaiknya memang masih 50-50, di bagian yang bisa anak mudah jangkau ya silakan dia gosok sendiri. Nanti di bagian yang sulit dijangkau, bisa kita sebagai orang tua yang bantu,” tambahnya.

Selanjutnya, ketika anak mulai menginjak usia empat tahun, Pritta mengimbau sebaiknya 70 persen proses mandi anak mampu melakukannya sendiri. 

Sementara untuk anak usia enam tahun ke atas, pendekatan bisa dilakukan secara logis. Pritta menyarankan agar orang tua harus sudah dapat menjelaskan secara ilmiah pentingnya mandi dalam kehidupan sehari-hari.

“Berikan anak penjelasan yang logis. Contohnya keringat dan debu dari luar bisa membawa bakteri. Jadi harus dibersihkan. Salah satunya dengan mandi hingga bersih. Penting untuk anak itu punya persepsi positif tentang mandi," tutur Pritta. (**)

Sumber: Beritasatu.com

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow