PPIH Embarkasi Surabaya Pastikan Jemaah Korban Kecelakaan Bus di Madinah Pulih Total
Dari total lima jemaah yang sebelumnya dilaporkan mengalami luka ringan, tiga jemaah hanya mengalami luka akibat serpihan kaca dan langsung mendapatkan penanganan medis di lokasi tanpa memerlukan perawatan lanjutan sementara dua lainnya telah lakukan pemeriksaan di rumah sakit.
SURABAYA, SJP - PPIH Embarkasi Surabaya memastikan kondisi jemaah haji Kloter 2 Embarkasi Surabaya (SUB-2) asal Kabupaten Probolinggo yang terlibat kecelakaan bus di Madinah pulih sepenuhnya. Seluruh jemaah yang sebelumnya mengalami luka ringan kini telah kembali ke penginapan, bahkan sebagian di antaranya sudah melanjutkan perjalanan ke Makkah.
Insiden tersebut terjadi saat rombongan jemaah mengikuti kegiatan ziarah atau city tour menuju kawasan Jabal Magnet pada Selasa (28/4). Dalam perjalanan itu, dua rombongan jemaah Indonesia dari kloter berbeda, yakni SUB-2 asal Probolinggo dan kloter 1 Jakarta-Bekasi melakukan perjalanan bersama dalam satu rute.
Bus yang membawa jemaah kloter SUB-2 yang sedang melaju kemudian menabrak bagian samping (lambung) bus dari kloter Jakarta-Bekasi.
Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Mohammad As'adul Anam, memastikan bahwa perkembangan kondisi jemaah pascakejadian menunjukkan hasil yang sangat baik. Ia menyebut seluruh korban telah pulih dan kembali menjalani aktivitas seperti biasa.
"Kondisi mereka semua sudah pulih dan kini sudah kembali tinggal di tempat penginapan masing-masing sebagaimana biasa. Hanya ada dua orang yang masih harus menyelesaikan proses administrasi," ujar Anam, Minggu (3/5/2026).
Dari total lima jemaah yang sebelumnya dilaporkan mengalami luka ringan, tiga di antaranya, D.D. Abdul Hamid, Suharto, dan Tingyo Yudiko hanya mengalami luka akibat serpihan kaca. Mereka langsung mendapatkan penanganan medis di lokasi dan tidak memerlukan perawatan lanjutan.
Sementara dua jemaah lainnya, yakni Siti Sugihartini dan Siti Aisyah, sempat dibawa ke rumah sakit di Arab Saudi untuk menjalani pemeriksaan menyeluruh. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya antisipatif guna memastikan tidak ada cedera yang luput dari pengamatan medis.
"Kondisi mereka semua sudah pulih dan kini sudah kembali tinggal di tempat penginapan masing-masing sebagaimana biasa," imbuh Anam.
Lebih lanjut, PPIH Embarkasi Surabaya menjelaskan bahwa kedua jemaah tersebut saat ini hanya tinggal menyelesaikan proses administrasi rumah sakit sebelum dinyatakan sepenuhnya selesai dari rangkaian perawatan. Hal ini berkaitan dengan perbedaan sistem layanan kesehatan di Arab Saudi dibandingkan dengan di Indonesia.
"Mereka baru akan dinyatakan selesai perawatan setelah seluruh dokumen administrasi rampung diselesaikan," pungkas Anam.
Dengan pulihnya seluruh jemaah, aktivitas ibadah haji dapat kembali berjalan normal. Bahkan sebagian jemaah dari kloter SUB-2 dilaporkan telah melanjutkan perjalanan ke Makkah sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. (*(
Editor: Danu
What's Your Reaction?

