Piala Kadispendik 2026: Pusat Perbelanjaan Gressmall Jadi Wadah Baru Pembinaan Atlet Gresik

Selain Turnamen Tenis Meja Piala Dispendik 2026 ini, Gressmall sebelumnya juga menjadi venue cabang olahraga lainnya seperti catur, bulu tangkis, hingga basket.

20 Jun 2026 - 17:42
Piala Kadispendik 2026: Pusat Perbelanjaan Gressmall Jadi Wadah Baru Pembinaan Atlet Gresik
Atlet tenis meja bersaing di ajang Turnamen Piala Kaspendik 2026. (Foto: Anis/SJP)

GRESIK, SJP — Pusat perbelanjaan Gressmall kini bertransformasi menjadi wadah baru pembinaan atlet di Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Sejumlah ajang olahraga mulai ramai digelar di mal ini, salah satunya Turnamen Tenis Meja Piala Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik 2026 yang resmi bergulir pada Sabtu (20/6/2026).

​Sebanyak 164 peserta dari kategori pelajar hingga umum ikut ambil bagian dalam gelaran yang bertujuan menjaring bibit atlet daerah tersebut.

​Atrium lantai satu Gressmall dipilih sebagai lokasi pertandingan karena letaknya yang strategis, serta mampu menghadirkan atmosfer turnamen yang berbeda melalui konsep sportainment. 

Ajang perebutan Piala Kadispendik 2026 ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni mulai 20 hingga 21 Juni 2026.

General Manager Gressmall, Erich Pramono Bangun, mengatakan bahwa pusat perbelanjaan modern harus mampu menjadi ruang publik yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

"Turnamen Tenis Meja Piala Dispendik Gresik 2026 bukan hanya sebuah kompetisi olahraga, melainkan ruang pembelajaran yang membentuk karakter, sportivitas, kedisiplinan, dan semangat berprestasi generasi muda," kata Erich.

Erich menyampaikan, bahwa penyelenggaraan turnamen Piala Kadispendik 2026 ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial Gressmall dalam mendukung perkembangan sumber daya manusia di Kabupaten Gresik.

Selain Turnamen Tenis Meja Piala Dispendik 2026 ini, Gressmall sebelumnya juga menjadi venue cabang olahraga lainnya seperti catur, bulu tangkis, hingga basket. 

"Anak-anak dan generasi muda membutuhkan ruang yang aman, positif, dan inspiratif untuk berkembang. Prestasi besar selalu berawal dari kesempatan yang diberikan hari ini," jelasnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik, Hariyanto, mengungkap pembentukan generasi unggul tidak hanya dilakukan melalui pendidikan akademik, tetapi juga melalui pengembangan karakter dan prestasi non akademik. 

Ia juga mengapresiasi kolaborasi yang terjalin antara pemerintah daerah dan Gressmall dalam menghadirkan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat. 

“Pendidikan adalah proses membangun manusia yang memiliki karakter, integritas, mental yang kuat, dan kemampuan beradaptasi menghadapi tantangan masa depan. Olahraga menjadi salah satu sarana yang sangat penting dalam mendukung proses tersebut," pungkas dia. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow