PBNU Finalisasi Persiapan Munas dan Konbes 2026 di Ponpes Al Falah Ploso Kediri

Steering Committee (SC) memfinalisasi persiapan acara Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang dipusatkan di Pesantren Al Falah Ploso, Mojo, Kediri pada tanggal 20-22 Juni mendatang.

16 Jun 2026 - 21:31
PBNU Finalisasi Persiapan Munas dan Konbes 2026 di Ponpes Al Falah Ploso Kediri
SC dan OC Munas-Konbes PBNU di Ponpes Al-Falah Ploso ( foto : Putra)

KEDIRI, SJP - Steering Committee (SC) memfinalisasi persiapan acara Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang dipusatkan di Pesantren Al Falah Ploso, Mojo, Kediri pada tanggal 20-22 Juni mendatang.

"Kami sangat berterima kasih kepada Pondok Pesantren Al Falah Ploso yang sudah bukan saja siap, tapi sangat-sangat siap (menghelat Munas dan Konbes)," ujar Sekretaris Steering Committee Munas dan Konbes PBNU Prof Muhammad Nuh, Selasa, (16/6/2026). 

Dalam kesempatan itu selain dilakukan rapat koordinasi pelaksanaan juga dilakukan apel Banser di lingkungan Ponpes Al Falah Ploso.

"Kami bersama-sama ke Ploso ini dalam rangka checking final persiapan pelaksanaan munas dan konbes yang insyaallah akan dilaksanakan tanggal 20, 21, dan 22," tambahnya. 

Tokoh yang dikenal pernah mengemban tugas sebagai Ketua Dewan Pers itu menuturkan selain memastikan kesiapan, pihak steering committee juga tengah menyiapkan materi-materi yang akan dibahas dalam Munas dan Konbes PBNU nanti dan kemudian ditetapkan di Muktamar. 

Ia mengungkapkan, agenda Muktamar merupakan agenda tertinggi dalam organisasi PBNU, kemudian diikuti Munas dan Konbes. 

"Karena waktunya sangat berhimpitan, kurang satu bulan direncanakan Muktamar, maka Munas dan Konbes konbes ini akan menyiapkan sebaik mungkin materi-materi yang akan ditindaklanjuti, yang memang kewenangan penetapannya ada di muktamar," jelasnya. 

Materi yang diusulkan atau masuk ke steering committee cukup beragam, seperti reformasi organisasi dan penguatan lembaga syuriyah. Kemudian juga isu-isu keagamaan yang terkait dengan kekinian. 

"Misalkan saja fikih yang terkait dengan masalah digital, kripto dan seterusnya. Masyarakat perlu mendapatkan kepastian syar'i seperti apa. Karena ada perubahan dinamika teknologi tadi, itu nanti akan dibahas di sini," tambahnya. 

Di sisi lain, pengasuh Ponpes Al Falah KH Muhammad Abdurrahman Al Kautsar memastikan akan mengoptimalkan kesiapan pondok sebagai tuan rumah Munas dan Konbes. 

"Kami akan coba untuk memaksimalkan semua Dalam rangka mengsyukuri kesempatan untuk berkhidmat kepada Nahdlatul Ulama. Kami mohon doa kepada semua pihak semoga Al-Falah Ploso mampu menyiapkan semuanya dengan baik dan menjadikan Munas - Konbes ini benar-benar Munas-Konbes yang Aman, nyaman dan bermanfaat," jelasnya. 

Munas dan Konbes sendiri diperkirakan akan diikuti kurang lebih 1000 orang peserta, baik pengurus, masyarakat dan tamu undangan.

"Dua hari lagi kita coba mulai pemasangan. Kalau hari ini yang jelas semua gambaran sudah kami haturkan dan insya Allah semuanya sudah terima," ungkap tokoh yang biasa disapa Gus Kautsar ini. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow