Parade Musik Combodug di Sampang Mampu Katrol Ekonomi Warga

Kalau setiap tahun peserta selalu membludak, tahun depan akan digelar empat hari empat malam

30 Mar 2025 - 18:32
Parade Musik Combodug di Sampang Mampu Katrol Ekonomi Warga
Paguyuban Combodug Sampang dan para pecinta musik tradisional melaksanakan kegiatan teknikal meeting di gedung Pemkab Sampang (Fadil/SJP)

SAMPANG, SJP - Paguyuban Combodug Sampang (PCS) menggelar technical meeting parade combodug tahun 2025. Tujuannya, untuk memberikan pengetahuan agar pada saat pelaksanaan di tanggal 5-6 April 2025 berjalan lancar.

Ketua PCS, Cocok Hadi Sutrisno mengatakan, technical meeting parade combodug dilaksanakan hanya sekali. Alasannya, karena setiap kelompok musik tradisional sudah memahami teknisnya.

"Malah kalau kebanyakan teknis, itu bagaimana. Pokoknya jangan sampai terjadi kemacetan dan gesekan antarpeserta," jelasnya, Ahad (30/3/2025).

Menurut Cocok, setiap kelompok tidak diberatkan dengan lagu wajib. Namun ada dua jingle yang harus dipilih oleh setiap kelompok. Di antaranya "Sampang Hebat Bermartabat" dan "Jimad Sakteh".

"Yang penting jangan nyanyi yang lain," tegasnya.

Pihaknya berusaha tidak menolak dan harus menerima setiap peserta yang mau mendaftar. Meskipun konsekuensinya bisa sampai pagi dan siang hari.

"Kalau setiap tahun peserta selalu membludak, tahun depan akan digelar empat hari empat malam," cetusnya.

"Intinya, panitia tidak boleh menolak peserta selama dia orang Sampang," tuturnya.

Dijelaskan Cocok, pagelaran combudug tidak hanya dinikmati oleh masyarakat pecinta musik tradisional saja. Bahkan pedagang kaki lima (PKL), pedagang asongan dan mainan, juga dapat merasakan.

"Artinya, kegiatan ini ada imbas ekonomi masyarakat bawah yang juga terangkat. Saya yakin perputaran ekonomi selama pelaksanaan combudug itu bisa mencapai miliaran rupiah," ungkapnya.

Tahun depan, pihaknya akan menggelar combudug yang lebih meriah lagi jika hal ini didukung oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang.

"Saya sangat berterima kasih kepada bupati. Karena perayaan combudug tahun ini tidak dianggarkan oleh pemerintah sebelumnya. Daul ini gak ada anggaran. Tapi didukung penuh oleh bupati," tuturnya.

Pihaknya berharap, pecinta musik tradisional combudug terus bersemangat dan saling bersinergi serta menjaga ikatan silaturahmi.

"Alhamdulillah bapak bupati sangat antusias," pungkasnya. (*)

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow