OJK Kediri Sambangi PT. Dan Liris Solo, Ada Apa Ya?

PT Dan Liris Surakarta ini sebuah perusahaan yang menggunakan sistem padat karya, yang sukses dalam menjalankan perusahaan, meski dengan gempuran kondisi ekonomi bangsa Indonesia yang sering ditempa berbagai kondisi. Mulai krisis moneter tahun 1998 hingga pandemi covid 19.

02 Oct 2023 - 14:45
OJK Kediri Sambangi PT. Dan Liris Solo, Ada Apa Ya?
Penyerahan cenderamata dari Kepala kantor OJK Kediri, kepada Direktur Umum PT. Dan Liris, Senin (2/10/2023). (Foto : Antok / SJP)
OJK Kediri Sambangi PT. Dan Liris Solo, Ada Apa Ya?
OJK Kediri Sambangi PT. Dan Liris Solo, Ada Apa Ya?

Kota Madiun, SJP - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Perwakilan Kediri, mendatangi PT Dan Liris, Surakarta Jawa Tengah, Senin (2/10/2023) sore.

Kedatangan pegawai, staf serta pimpinan OJK kantor perwakilan Kediri ini, juga mengikutsertakan 20 awak media cetak, elektronik, serta media online di wilayah kerja OJK Kediri. Diantaranya dari Kota dan Kabupaten Kediri, serta Madiun.

"Visit Company di PT Dan Liris ini merupakan rangkaian dari kegiatan Jurnalist Class yang kami laksanakan sebelumnya. Dari kegiatan Jurnalist Class itu kami seleksi dan kami ambil 20 jurnalis rekan rekan media, untuk mengikuti visit company pada hari ini," kata Bambang Supriyanto, Kepala OJK Kantor Perwakilan Kediri.

Lebih lanjut dikatakan, dipilihnya PT Dan Liris Surakarta ini, melihat kondisi perusahaan yang menggunakan sistem padat karya, terbilang sukses dalam menjalankan perusahaan, meski dengan gempuran kondisi ekonomi bangsa Indonesia yang sering ditempa berbagai kondisi. Mulai krisis moneter tahun 1998 hingga pandemi covid 19.

"PT Dan Liris ini menjadi salah satu destinasi yang bisa jadi pembelajaran mengingat PT Dan Liris menjadi industri padat karya, yang bergerak dibidang tekstil yang tetap berjalan," lanjutnya.

Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang industri tekstil dan garmen, ternyata perjalanan PT Dan Liris tidak semudah apa yang terlihat saat ini. Utamanya saat guncangan ekonomi melanda Indonesia.

"Sebenarnya saya juga bingung, kok kita dikategorikan sebagai perusahaan yang bisa survife. Dan apa yang kita lakukan hanyalah kita berusaha untuk bertahan dengan berbagai persoalan ekonomi yang melanda bangsan ini," terang Hendro Suseno, pada rombongan OJK Kediri, Senin (2/10/2023).

Kata Hendro, PT Dan Liris ini merupakan integreted company, yang berusaha untuk memenuhi pesanan pelanggan.

"Mulai bikin benang, jadi kain, kemudian pakaian jadi, ini semua kita lakukan. Ada yang beli benangnya saja, kain saja atau dalam bentuk pakaian jadi, kita ada," jelasnya.

Namun yang membedakan di perusahaan ini, semua pekerja adalah menggunakan sistem padat karya, serta keterlibatan langsung masyarakat dalam keikutsertaannya menjaga aset perusahaan.

"Ada sekitar 7 ribu lebih pekerja disini, dan kita membangun kerjasama yang baik dengan masyarakat sekitar. Mereka (pekerja) kita berikan fasilitas sesuai prestasinya. Itu yang membuat mereka tetap produktif. Seperti masa pandemi kemarin, kita berkomitmen untuk menggaji penuh karyawan, dan tidak ada PHK. Jadi produktifitas karyawan tetap terjaga," lanjutnya.

Sementara itu, Harrison Silaen, Direktur Umum PT Dan Liris mengatakan, setiap karyawan ada jaminan. Hal ini yang membuat karyawan tetap produktif.

"Disini karyawan keluar kerja itu karena pensiun. Rata-rata puluhan tahun kerja disini. Kami memberikan reward bagi yang berprestasi. Ada yang mengalami kecelakaan kerja, kami support sehingga bisa membuat usaha, dan sebagainya," kata Horrison.

Diketahui, PT Dan Liris merupakan perusahaan yang berdiri sejak tahun 1974. Dan kini telah mengembangkan usahanya di berbagai bidang kegiatan usaha lain. Selain itu, perusahaan ini telah menjangkau pasar ekspor mulai dari Amerika, Inggris, Jepang, dan sejumlah negara lain. (*)

Editor : Noordin

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow