Ngalap Berkah di Kirab Gunungan Lima, Ratusan Pengunjung Makam Bung Karno Berebut Tumpeng

Kegiatan Kirab Gunungan Lima merupakan rangkaian kegiatan Grebeg Pancasila atau Hari Lahir Pancasila.

01 Jun 2025 - 15:45
Ngalap Berkah di Kirab Gunungan Lima, Ratusan Pengunjung Makam Bung Karno Berebut Tumpeng
Situasi di area Makam Bung Karno, Kota Blitar saat ratusan pengunjung berebut tumpeng berisi hasil bumi. (Foto : Ninda Kinanti)

BLITAR, SJP - Ratusan pengunjung kawasan wisata Makam Bung Karno Kota Blitar berebut tumpeng yang berisi hasil bumi pada kegiatan Kirab Gunungan Lima dalam rangkaian Grebeg Pancasila, Ahad (1/6/2025) siang. Ada pengunjung yang berebut isi tumpeng berupa hasil bumi untuk disimpan agar mendapatkan keberkahan.

Kirab Gunungan Lima dimulai dari alun-alun Kota Blitar. Ada lima tumpeng besar yang diarak, terbuat dari hasil pertanian seperti cabai, padi, wortel, kacang panjang, tomat dan kubis. Setelah itu, tumpeng besar ini dibawa masuk ke area pusara Makam Bung Karno untuk dibacakan doa-doa. Lalu, dibawa ke luar area makam.

Tak perlu menunggu waktu lama, lima tumpeng besar berisi hasil bumi itu diserbu dan diperebutkan oleh ratusan pengunjung hingga tak tersisa.

Hartatik, pengunjung asal Nganjuk mengaku sengaja datang ke Kota Blitar untuk mengikuti rangkaian kegiatan Grebeg Pancasila, salah satunya, Kirab Gunungan Lima.

Saat berebut tumpeng, ia mendapat beberapa hasil bumi, seperti, padi, cabe, kacang panjang dan tomat. Padi yang ia dapat akan disimpan dan ditanam di sawahnya agar mendapat berkah, hasil panennya melimpah. Untuk hasil pertanian lain, akan ia olah untuk memasak.

"Sudah tiga kali kesini, dapat padi, cabe, tomat, banyak pokoknya. Ikut kesini rebutan untuk cari barokah," ujarnya, Ahad (1/6/2025).

Sedangkan, Ahmad asal Balikpapan, Kalimantan Timur,  mengatakan hasil bumi yang ia dapat dari berebut tumpeng di Kirab Gunungan Lima akan ia simpan. Ia percaya apa yang ia dapat bisa membawa keberkahan dan mendapat kelimpahan rezeki.

"Sering mengikuti kegiatan semacam ini, karena di Kalimantan juga ada. Padinya saya simpan, supaya dapat keberkahan dan dapat rezeki yang banyak," katanya.

Hal serupa juga diungkapkan oleh Mintarti warga Kelurahan Bendogerit, Sananwetan, Kota Blitar. Saat berebut tumpeng Kirab Gunungan Lima, ia mendapat beberapa jenis buah dan sayur, rencananya akan dimasak dengan harapan keluarganya mendapat keberkahan dan kemakmuran.

"Tiap tahun saya ikut rebutan disini, supaya dapat berkah barokahnya," tuturnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Blitar Edy Wasono mengatakan, Pemerintah Kota Blitar menggelar berbagai kegiatan memperingati Hari Lahir Pancasila yang dirangkai dalam Grebeg Pancasila dan ada lima prosesi yang dilaksanakan.

Grebeg Pancasila diawali dengan Kirab Pancasila dan Pawai Lentera yang digelar pada Sabtu (31/5/2025) malam. Dalam Kirab Pancasila dilakukan penyerahan piranti upacara Hari Lahir Pancasila, seperti patung burung garuda dan teks Pancasila.

Pelaksanaan Kirab Pancasila juga dibarengi dengan kegiatan Pawai Lentera yang diikuti puluhan peserta dan mereka melintasi rute dari Istana Gebang di Jalan Sultan Agung menuju ke Kantor Wali Kota di Jalan Merdeka. Sesampainya di Kantor Wali Kota, dilanjutkan dengan renungan Pancasila dengan menggelar kesenian karawitan.

"Dilanjutkan hari ini pelaksanaan upacara dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila digelar di alun-alun Kota Blitar. Kemudian, dilanjutkan dengan Kirab Gunungan Lima dari alun-alun Kota Blitar menuju ke Makam Bung Karno dan terakhir kenduri Pancasila," terangnya. (*)

Editor : Danu S

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow