Kota Batu Bidik Peluang Investasi Baru
Dengan tetap mengedepankan prinsip pembangunan berkelanjutan, investasi yang masuk diharapkan dapat memperkuat sektor unggulan daerah, membuka lapangan kerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif bagi masyarakat Kota Batu.
KOTA BATU, SJP – Pemerintah Kota Batu berupaya menangkap peluang investasi baru usai mengikuti High Level Meeting (HLM) Forum Investasi, Tim Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Daerah (TP2ED), serta Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Jawa Timur Tahun 2026. Forum tersebut dinilai menjadi momentum penting untuk memperkuat jejaring kerja sama sekaligus meningkatkan daya saing ekonomi daerah.
Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto pada Jumat (26/6/2026) menegaskan Kota Batu harus mampu memanfaatkan berbagai peluang investasi yang berkembang di Jawa Timur tanpa mengabaikan karakteristik daerah sebagai kota wisata dan pertanian.
"Kota Batu tentu perlu mengambil peran dalam iklim investasi yang sehat dan produktif. Namun investasi yang masuk harus tetap selaras dengan karakter Kota Batu sebagai kota wisata, kota pertanian, dan kota yang berkomitmen menjaga kelestarian lingkungan," ujarnya.
Heli menjelaskan, salah satu pembahasan utama dalam forum tersebut adalah kesiapan Jawa Timur menawarkan 38 proyek investasi dengan total nilai mencapai Rp 50,4 triliun. Selain itu, Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga terus mendorong pengembangan kawasan industri, peningkatan ekspor, dan perluasan akses keuangan sebagai strategi menjaga pertumbuhan ekonomi.
Ia menilai, kondisi tersebut menjadi peluang bagi Kota Batu untuk memperkuat promosi berbagai sektor unggulan yang dimiliki, mulai dari pariwisata, pertanian, ekonomi kreatif, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Menurut Heli, investasi yang masuk ke Kota Batu tidak hanya diukur dari besarnya nilai modal, tetapi juga harus mampu memberikan dampak nyata terhadap penciptaan lapangan kerja, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta menjaga keberlanjutan lingkungan.
"Pemerintah Kota Batu terus berupaya menciptakan iklim usaha yang kondusif melalui kemudahan pelayanan, kepastian regulasi, dan penguatan kolaborasi dengan berbagai pihak agar investor merasa nyaman berinvestasi di Kota Batu," imbuhnya.
Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan lembaga keuangan menjadi faktor penting untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi. (*)
Editor: Syaiful Aries
What's Your Reaction?

