Rayakan HJL ke-457, Bupati Yuhronur Resmi Buka Lamongan Tempo Doeloe 2026

Acara tahunan yang menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Lamongan (HJL) ke-457 ini sukses membawa atmosfer nostalgia bagi ribuan warga yang memadati lokasi.

25 Jun 2026 - 11:58
Rayakan HJL ke-457, Bupati Yuhronur Resmi Buka Lamongan Tempo Doeloe 2026
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi membuka Lamongan Tempo Doeloe (LTD) Perjuangan 2026 di Kawasan Gajah Mada, Rabu malam (Foto: Atmo/SJP)

LAMONGAN, SJP–Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, resmi membuka gelaran Lamongan Tempo Doeloe (LTD) Perjuangan 2026 di Kawasan Gajah Mada, Rabu (24/6/2026) malam. 

Acara tahunan yang menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Lamongan (HJL) ke-457 ini sukses membawa atmosfer nostalgia bagi ribuan warga yang memadati lokasi.

Mengusung tema perjuangan, kebersamaan, dan gotong royong, pembukaan LTD 2026 disambut antusias oleh masyarakat. Warga berbondong-bondong datang untuk menikmati beragam sajian budaya, kuliner tradisional, hiburan jadul, hingga mengakses berbagai layanan publik yang disediakan.

Bupati Lamongan yang akrab disapa Pak Yes ini menyampaikan bahwa LTD bukan sekadar hiburan, melainkan sarana untuk mengenang kembali kehidupan masyarakat masa lampau yang rukun, damai, dan bermental baja.

"Melalui Lamongan Tempo Doeloe, kita diajak melihat kembali bagaimana masyarakat Lamongan tempo dulu hidup dalam kebersamaan dan semangat perjuangan. Nilai-nilai tersebut perlu terus kita teladani dalam kehidupan saat ini," ujar Pak Yes saat membuka acara.

Di sisi lain, Sekretaris Daerah Kabupaten Lamongan, Nalikan, menjelaskan bahwa LTD 2026 juga dirancang untuk memperkuat kecintaan masyarakat terhadap sejarah dan budaya daerah.

Menurut Nalikan, ajang ini memiliki misi penting untuk mengenalkan sejarah lokal, mempromosikan produk unggulan daerah, sekaligus mempererat kemitraan antara pemerintah dan masyarakat dalam pembangunan.

"Melalui kegiatan ini, masyarakat dapat mengenal sejarah daerah sekaligus mendukung produk-produk unggulan Lamongan yang ditampilkan oleh berbagai peserta," kata Nalikan.

Gelaran LTD 2026 dijadwalkan berlangsung selama empat hari, mulai Rabu hingga Sabtu (24–27 Juni 2026). Sebanyak 88 stan bernuansa jadul dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kecamatan, sekolah, dan BUMD turut memeriahkan acara. Selain itu, ada 50 stan UMKM yang menyajikan aneka jajanan pasar, makanan tradisional, hingga minuman khas Lamongan.

Tidak hanya bernostalgia, pengunjung juga bisa memanfaatkan berbagai layanan publik. Menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis, mulai dari cek tekanan darah, gula darah, pemeriksaan umum, hingga konsultasi kesehatan pada Dinas Kesehatan. 

Pada Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan menggelar pasar murah yang menyediakan kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, dan telur dengan harga terjangkau.

Untuk menghibur pengunjung, panitia telah menyiapkan rangkaian acara menarik setiap harinya pertunjukan musik campursari pada hari pertama. 

Demo masak dari Asosiasi Chef Indonesia (ICA) dan penampilan Orkes Selecta pada hari kedua; pertunjukan musik keroncong pada hari ketiga dan Panggung "Nostalgia 90-an" sekaligus pengumuman pemenang stan terbaik pada hari terakhir. 

Melalui penyelenggaraan Lamongan Tempo Doeloe 2026, Pemerintah Kabupaten Lamongan berharap dapat terus memelihara semangat gotong royong, meningkatkan kecintaan terhadap sejarah, mendongkrak ekonomi lokal melalui promosi produk UMKM, serta mendekatkan pelayanan publik yang bermanfaat langsung bagi masyarakat. (*) 

Editor: Syaiful Aries

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow