Kakek Ditemukan Tewas Menggantung di Lapangan Desa Pinggirsari Tulungagung
Polisi menduga korban meninggal karena bunuh diri. Namun motif dan penyebab sesungguhnya masih dalam penyelidikan polisi
TULUNGAGUNG, SJP—Warga Desa Pinggirsari, Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung digegerkan dengan penemuan mayat seorang kakek di lapangan desa setempat pada Selasa (17/6/2025).
Saat pertama kali ditemukan, jenazah korban dalam posisi menggantung di tiang bambu penyangga bangunan warung semi permanen yang berada di pinggir lapangan.
Kasi Humas Polres Tulungagung, Ipda Nanang Murdiyanto mengatakan, korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 06.00 WIB. Saksi yang pertama kali mengetahuinya yaitu Sohir (63), warga desa setempat.
"Saat itu, saksi sedang jalan-jalan di sekitar lapangan. Lalu terkejut melihat ada orang gantung diri," kata Ipda Nanang, Selasa (17/6/2025).
Melihat hal tersebut, saksi kemudian memberitahu saksi lain. Yakni Sigig alias Kibin. Kemudian saksi melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Ngantru. Polisi pun segera mendatangi TKP.
"Setelah dilakukan pemeriksaan, korban dinyatakan meninggal dunia dan jenazahnya dievakuasi dengan bantuan warga sekitar," ungkap Ipda Nanang.
Korban diketahui seorang laki-laki berinisial DJ, berusia 65 tahun, warga Desa Tanjungsari, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung.
Saat ditemukan, korban dalam posisi menggantung menghadap ke barat menggunakan tali tampar warna biru. Korban mengenakan baju lengan pendek warna biru dan celana panjang warna hitam.
Selanjutnya, jenazah korban dibawa ke Instalasi Kedokteran Forensik dan Medikolegal (IKF) RSUD dr. Iskak Tulungagung untuk dilakukan visum et repertum (VER) dan pemulasaran. Motif dan penyebab kejadian tersebut masih dalam penyelidikan polisi.
"Diduga korban ini meninggal dunia karena bunuh diri," pungkas Ipda Nanang. (*)
Editor: Ali Wafa
Disclaimer: Informasi dalam artikel ini tidak untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu: seperti psikolog, psikiater, atau klinik kesehatan mental.
What's Your Reaction?

