Ingin Mendaki Kawah Ijen, Wisatawan Wajib Bawa Surat Sehat
Kini tak perlu repot, Pemkab Bondowoso telah menyediakan Pos Kesehatan di Pos Paltuding. Siap layani 24 jam dan biayanya cuma Rp 20 ribu per orang.
BONDOWOSO, SJP – Bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan taman wisata alam (TWA) Kawah Ijen, dan berangkat melalui Kabupaten Bondowoso, kini tidak perlu khawatir lagi untuk memenuhi syarat pendakian.
Pasalnya, saat ini Pemerintah Kabupaten Bondowoso telah mengaktifkan layanan keterangan sehat di pos kesehatan di area parkir Paltuding yang menjadi pintu masuk pada pendaki ke Kawah Ijen.
Nah, untuk wisatawan yang berencana mendaki, pastikan memiliki surat sehat terlebih dahulu. Untuk informasi lebih lanjut hubungi contact person 08113511431, karena kesehatan adalah prioritas utama.
Layanan kesehatan ini merupakan tindak lanjut dari aturan dari Badan Konservssi Sumber Daya Alam (BKSDA) yang mewajibkan wisatawan yang akan mendaki ke Kawah Ijen, untuk memiliki surat keterangan sehat.
“Jadi, wisatawan tidak perlu repot-repot mendapatkan suket kesehatan dari dokter atau Puskesmas, karena di Pos Paltuding sudah tersedia Pos Kesehatan Pariwisata,” kata Mulyadi, Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Bondowoso, Sabtu (15/2/2025).
Keterangan sehat ini, kata Mulyadi, untuk memastikan wisatawan dan para pendaki dalam keadaan yang fit, saat berkunjung ke situs geologi Ijen Geopark. Wisatawan cuma dikenai biaya sebesar Rp 20 ribu per orang.
“Ya harus sehat, fit dan dalam kondisi prima, untuk keselamatan bersama. Layanan ini tersedia selama 24 jam," jelas mantan Dirut PDAM ini.
Pendirian Pos Kesehatan yang ada di Paltuding ini, kata Mulyadi, ternyata memberikan nilai plus bagi persiapan revalidasi UNESCO Global Geopark yang rencananya akan digelar tahun 2026 mendatang.
“Pos kesehatan ini merupakan rekomendasi dari tim UGG Jakarta, agar status hijau UGG Ijen Geopark tetap bertahan, saat revalidasi. Ternyata, nilainya sangat besar,” ungkapnya.
Dirinya tetap optimistis Ijen Geopark yang ada di kawasan Bondowoso dan Banyuwangi ini, tetap menjadi UGG terbaik nasional.
“Itu karena kita melaksanakan rekomendasi tim UGG. Yakni, permbedayaan masyarakat, pelayanan kesehatan di lokasi situs Ijen Geopark dan edukasi yang melibatkan pelajar dari tingkat TK sampai perguruan tinggi,” pungkasnya.
Selain ada petugas kesehatan yang siap melayani selama 24 jam, di Pos Kesetahan ini juga disigakan 1 unit motor kesehatan dan 1 unit mobil ambulans. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

