Ketika Gunung Semeru Mendadak 'Blank Spot', Alat Pantau Dicuri Maling Bernyali Awan Panas

Konyol tapi miris. Belasan aki dan panel surya pemantau Gunung Semeru di Stasiun Kopirejo Malang hilang dicuri.

26 Apr 2026 - 08:31
Ketika Gunung Semeru Mendadak 'Blank Spot', Alat Pantau Dicuri Maling Bernyali Awan Panas
Komplotan pencuri misterius ini nekat menggondol peralatan vital di Stasiun Pemantauan Kopirejo, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang. (ilustrasi: Gemini AI)

MALANG, SJP — Gunung Semeru mungkin adalah salah satu gunung berapi paling disegani di Indonesia. Namun, sepertinya reputasi mengerikan itu sama sekali tidak berlaku di mata maling spesialis kearifan lokal. Pekan ini, Semeru terpaksa mengalami "katarak" mendadak setelah stasiun pemantauannya dibobol pencuri.

Bukannya mencuri motor atau kotak amal, komplotan pencuri misterius ini nekat menggondol peralatan vital di Stasiun Pemantauan Kopirejo, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang.

Berdasarkan laporan petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Semeru, barang yang raib bukan sekadar kabel putus. Sang maling sukses memboyong 12 buah aki (accumulator), sejumlah panel surya, hingga kabel grounding. Akibatnya, transmisi data sensor seismik yang memantau detak jantung Semeru langsung  blank alias mati total.

Hingga kini, identitas pelaku masih dalam penyelidikan pihak berwajib. Namun, motifnya mengundang tanda tanya besar bercampur keheranan warga. Mengangkut 12 aki dan panel surya turun dari stasiun pemantauan bukanlah pekerjaan ringan.

Kejadian ini diduga berlangsung senyap di malam hari atau saat kondisi stasiun sedang tidak dijaga ketat. Pelaku diperkirakan memotong kabel grounding  dan membongkar sistem kelistrikan panel surya dengan peralatan rapi. Mereka berhasil lolos membawa beban berat tanpa terdeteksi, seolah memiliki ilmu *halimun* atau mungkin dibantu 'penunggu' gunung yang sedang lengah.

Meski terdengar konyol dan mengundang tawa satir di warung kopi, hilangnya alat ini adalah masalah nyawa. Stasiun Kopirejo berfungsi krusial untuk mengirimkan data gempa vulkanik. Tanpa alat ini, peringatan dini awan panas guguran (APG) Semeru ke masyarakat bisa terlambat.

Kini, sementara polisi memburu pelaku, petugas pemantau gunung tampaknya harus kembali mengasah ilmu titen dan kebatinan ekstra. Bagi sang maling, jika peringatan ini sampai ke telinganya: kembalikan aki tersebut, sebelum Semeru sendiri yang turun tangan melakukan "razia" ke rumah Anda menggunakan awan panas.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow