Gunung Semeru Erupsi Empat Kali Senin Pagi, PVMBG Ingatkan Warga Tetap Waspada
Gunung Semeru di Lumajang erupsi empat kali pada Senin pagi dengan kolom abu setinggi 500–700 meter. PVMBG mengingatkan warga untuk menjauhi radius berbahaya dan tetap waspada potensi awan panas serta lahar.
LUMAJANG, SJP – Aktivitas vulkanik Gunung Semeru kembali meningkat. Pada Senin (22/9/2025) pagi, gunung tertinggi di Pulau Jawa itu tercatat mengalami empat kali erupsi, dengan kolom abu menjulang setinggi 500 hingga 700 meter di atas puncak kawah.
Berdasarkan laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), erupsi tertinggi terjadi pukul 05.28 WIB dengan kolom abu mencapai 700 meter. Sementara tiga erupsi lainnya berlangsung pukul 04.44, 07.44, dan 07.59 WIB, masing-masing memuntahkan abu setinggi 500 meter.
Meski belum ada laporan dampak signifikan di permukiman, status Gunung Semeru tetap berada di Level II (Waspada). PVMBG menegaskan, potensi bahaya bisa muncul sewaktu-waktu, sehingga kewaspadaan masyarakat di sekitar lereng dan jalur aliran lahar sangat diperlukan.
Petugas Pos Pantau PVMBG, Mukdas Sofian, mengingatkan agar warga tidak melakukan aktivitas di area berbahaya.
“Warga harus mematuhi radius aman 8 kilometer dari pusat erupsi. Menjaga jarak minimal 500 meter dari sepanjang daerah aliran sungai lahar, terutama Besuk Kobokan, yang berpotensi terkena awan panas dan lahar hingga 13 kilometer dari puncak,” katanya.
Sejauh ini, relawan dan petugas pos pantau terus melakukan pemantauan intensif. Warga diimbau untuk selalu memperhatikan arahan resmi dan tidak mendekati kawasan rawan bencana. PVMBG juga meminta agar masyarakat menjaga kewaspadaan, terutama saat hujan turun, karena potensi banjir lahar dingin masih mengancam wilayah sekitar aliran sungai Semeru. (**)
Editor : Rizqi Ardian
Sumber: Beritasatu.com
What's Your Reaction?

