DPUPR Kota Kediri Lakukan Sidak Penataan Tiang Kabel Optik

Kegiatan sidak ini dilakukan sebagai bagian dari upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri dalam meningkatkan estetika dan kerapian tata ruang perkotaan.

23 Apr 2025 - 12:02
DPUPR Kota Kediri Lakukan Sidak Penataan Tiang Kabel Optik
Pegawai Dinas PUPR Kota Kediri menunjukkan tiang kabel optik. (Foto: Wawan/SJP)

KOTA KEDIRI, SJP – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Kediri melakukan inspeksi mendadak (sidak) dalam rangka penataan tiang kabel optik di sejumlah titik kota, Selasa (22/4/2025).

Kegiatan sidak ini dilakukan sebagai bagian dari upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri dalam meningkatkan estetika dan kerapian tata ruang perkotaan.

Ahli Muda Penata Jalan dan Jembatan Bidang Bina Marga DPUPR Kota Kediri, Sunarto menjelaskan, Kota Kediri saat ini tengah mengalami kondisi darurat kabel optik.

“Memang sekarang itu kita sudah darurat kabel optik. Artinya di jalan banyak semrawut,” ujarnya.

Menurut Sunarto, penataan kabel optik dilakukan melalui pembinaan kepada para vendor. Seluruh penyedia layanan diundang untuk mengikuti pembinaan rutin yang telah dijadwalkan setiap bulan.

“Kami Dinas PUPR mengadakan pembinaan. Teman-teman yang punya vendor diundang untuk pembinaan,” tambahnya.

Kegiatan pembinaan dan penataan kabel dilakukan dua kali setiap bulan. Yakni pada minggu pertama dan ketiga. Vendor diarahkan untuk merapikan kabel-kabel yang tampak semrawut di sejumlah ruas jalan utama.

“Kita sudah punya program kegiatan setiap sebulan dua kali, pada minggu pertama dan ketiga. Teman-teman merapikan kabel yang tidak enak dilihat,” kata Sunarto.

DPUPR menargetkan, ke depan hanya terdapat maksimal empat tiang kabel optik di setiap titik lokasi. Namun, pengurangan ini akan dilakukan secara bertahap agar tidak menimbulkan gangguan layanan.

“Jadi kalau kita tahu, kita inginnya hanya empat tiang untuk satu titik. Tetapi pengurangan bertahap. Tetapi kita tidak ingin kaku-kakuan,” jelasnya.

Sunarto juga menyoroti dampak dari semrawutnya pemasangan kabel optik terhadap wajah kota. Hal itu dinilai mengganggu estetika dan keindahan Kota Kediri.

Untuk sementara, penataan dimulai dari jalur kantor pos ke arah timur. Kabel yang sudah tertanam tidak akan langsung dicabut. Namun akan dikurangi secara perlahan.

“Lambat laun akan kita tata. Nanti akan dipasang satu titik untuk beberapa vendor, itu bertahap,” ujarnya.

DPUPR Kota Kediri juga akan terus melanjutkan pengarahan dan pembinaan kepada para vendor penyedia sebagai langkah awal penertiban kabel optik.

“Yang merapikan pihak vendor. Kota hanya melakukan pengarahan dan pembinaan,” imbuh Sunarto.

Dia menambahkan, fenomena menjamurnya kabel optik di Kota Kediri mulai terjadi sejak tahun 2018. Awalnya, setiap penyedia layanan ingin mendirikan tiang sendiri. Namun kini DPUPR menegaskan, pemasangan tiang baru tidak diperkenankan apabila di satu titik sudah terdapat empat tiang.

“Sebenarnya masing-masing provider maunya bikin tiang sendiri. Tetapi untuk mengatasi itu, biar rapi, nanti tidak diperkenankan untuk menanam tiang lagi. Apalagi kalau ada satu titik sudah ditanam empat,” katanya.

“Tiangnya yang penting empat saja untuk satu titik. Kalau sudah terlanjur, kalau mau pasang jaringan baru, bisa dicantolkan yang sudah ada,” pungkasnya. (adv)

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow