Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga di Tapan, Kedungwaru, Tulungagung Ludes Terbakar

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun seluruh isi rumah beserta atap bangunan mengalami kerusakan berat dengan kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp100 juta.

28 Jun 2026 - 15:41
Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga di Tapan, Kedungwaru, Tulungagung Ludes Terbakar
Petugas Damkar melakukan pembasahan di lokasi kebakaran rumah warga Desa Tapan, Kecamatan Kedungwaru, Tulungagung. (Istimewa)

TULUNGAGUNG, SJP  - Sebuah rumah milik Suprapti, warga Dusun Donorejo, Desa Tapan, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, mengalami kebakaran hebat pada Minggu (28/6/2026) siang. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun seluruh isi rumah beserta atap bangunan mengalami kerusakan berat dengan kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp100 juta.

Berdasar informasi yang dihimpun, peristiwa kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 09.30 WIB. Saat itu pemilik rumah sedang berjualan di warung miliknya yang berada di pinggir jalan masuk Jalan Pahlawan, Desa Tapan. Korban mendapat kabar dari tetangga bahwa rumahnya terbakar.

Setelah menerima informasi tersebut, korban langsung pulang dan mendapati bagian atap rumah telah dilalap api disertai kepulan asap tebal. Kejadian itu kemudian dilaporkan kepada perangkat desa yang selanjutnya meneruskan laporan ke Polsek Kedungwaru dan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Tulungagung.

Kasi Operasional Damkar Tulungagung, Bambang Pidekso, menyatakan pihaknya menerima laporan pada pukul 10.30 WIB, kemudian berangkat menuju lokasi pukul 10.38 WIB dan tiba di tempat kejadian pukul 10.45 WIB. Sebanyak dua unit armada pemadam kebakaran dan dua kendaraan suplai air diterjunkan untuk mengendalikan kobaran api.

"Api berhasil dipadamkan, kemudian petugas melanjutkan proses pembasahan hingga selesai pada pukul 11.45 WIB guna memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali," ujarnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan di lokasi dan keterangan sejumlah saksi, kebakaran diduga dipicu arus pendek atau korsleting listrik pada stop kontak yang digunakan untuk menyambungkan kulkas. Stop kontak tersebut diketahui terpasang pada penyekat ruangan berbahan triplek.

Api diduga pertama kali muncul dari ruang tengah sebelum dengan cepat merambat ke seluruh bagian rumah. Kondisi di dalam rumah yang dipenuhi barang bekas seperti plastik dan tumpukan buku turut mempercepat penyebaran api hingga menghanguskan sebagian besar bangunan.

Menurut Bambang Pidekso, dugaan sementara penyebab kebakaran mengarah pada korsleting listrik berdasarkan hasil penanganan awal di lokasi.

"Dugaan sementara api berasal dari korsleting listrik pada stop kontak yang digunakan untuk kulkas. Titik awal kebakaran berada di ruang tengah, kemudian api cepat membesar karena di dalam rumah terdapat banyak barang yang mudah terbakar," ungkapnya.

Dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa. Meski demikian, seluruh isi rumah utama beserta atap bangunan mengalami kerusakan berat. Kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp100 juta.

"Kami mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik dan menghindari penggunaan stop kontak yang tidak sesuai standar demi mencegah kejadian serupa," pungkas Bambang. (*)

Editor: Danu 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow