Dahan Pohon Tumbang di Kepanjen, Mobil Ringsek dan Jalan Macet
Angin kencang di Kepanjen robohkan dahan pohon berdiameter 40 sentimeter, menimpa mobil dan memacetkan jalan. Evakuasi cepat BPBD membuat arus lalu lintas kembali normal.
MALANG, SJP — Angin kencang melanda Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Selasa (12/8/2025) pagi, membuat dahan pohon sono kembang berdiameter 40 sentimeter patah dan menimpa mobil Toyota Verosa bernopol L 1587 MI.
Dahan yang patah juga menutup badan jalan di depan SDN 7 Kepanjen, menyebabkan arus lalu lintas dari Kecamatan Kepanjen menuju Kecamatan Pagak macet total lebih dari setengah jam.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, Sadono Irawan, menyebut cuaca di Kepanjen pagi itu tergolong ekstrem.
“Angin kencang membuat dahan pohon patah dan menutup badan jalan. Selain merusak atap mobil, hal ini juga membuat lalu lintas benar-benar tersendat,” ujarnya, Selasa (12/8/2025).
Sadono menegaskan, kondisi tersebut menjadi pengingat agar warga berhati-hati saat memarkirkan kendaraan di bawah pohon besar, terutama ketika cuaca tidak menentu.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang bisa membahayakan, baik bagi pengguna jalan maupun pemilik kendaraan,” tambahnya.
BPBD Kabupaten Malang menerima laporan dari warga sekitar pukul 09.03 WIB dan segera mengirim personel bersama pihak terkait untuk melakukan evakuasi di lokasi kejadian.
“Kami berkoordinasi dengan Binamarga, Satlantas Polres Malang, Muspika Kecamatan Kepanjen, pihak sekolah, dan warga sekitar untuk mempercepat penanganan,” jelasnya.
Petugas memotong dahan yang melintang di jalan dan memindahkannya ke tepi. Sekitar pukul 09.40 WIB, seluruh material sudah disingkirkan dan arus lalu lintas kembali normal.
Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini, meski mobil yang tertimpa mengalami kerusakan ringan pada bagian atap akibat benturan dahan pohon. (*)
Editor: Ali Wafa
What's Your Reaction?

