Cuaca Ekstrem Picu Penurunan Panen Cabai di Jombang, Harga Tinggi Beri Harapan

Meski hasil panen menurun tajam, petani masih mendapat angin segar berkat harga jual cabai yang tinggi di tingkat petani.

01 Dec 2025 - 21:43
Cuaca Ekstrem Picu Penurunan Panen Cabai di Jombang, Harga Tinggi Beri Harapan
Petani cabai saat melakukan panen dalam kondisi tanaman terserang hama. (Ist/SJP)

JOMBANG, SJP – Serangan hama patek yang dipicu cuaca ekstrem menyebabkan produksi cabai di Kabupaten Jombang merosot hingga 50 persen. Meski hasil panen menurun tajam, petani masih mendapat angin segar berkat harga jual cabai yang tinggi di tingkat petani.

Kondisi tersebut terlihat di lahan cabai seluas 1 hektare milik Witono, petani di Dusun Paras, Desa Turipinggir, Kecamatan Megaluh. Saat panen, tidak semua cabai berhasil dipetik. Sebagian besar mengering di pohon akibat serangan hama.

“Biasanya sekali panen dapat 6 kuintal cabai merah. Karena terserang hama patek, merosot separuhnya, jadi sekitar 3 kuintal sekali panen,” jelas Witono dalam pesan diterima, Senin (1/12/2025).

Menurut Witono, cuaca ekstrem yang sulit diprediksi menjadi pemicu utama tanaman rentan penyakit. Ia dan petani lain melakukan upaya pencegahan dengan penyemprotan fungisida rutin setiap tiga hari.

Di lahan yang ditanami sekitar 21 ribu batang cabai itu, harga jual saat ini menjadi penopang. Dengan harga di tingkat petani mencapai sekitar Rp51.000 per kilogram, peluang keuntungan masih terbuka.

“Biaya dari tanam hingga panen kisaran Rp25 juta. Kalau harga cabai bagus seperti sekarang, petani bisa dapat keuntungan berlipat,” tegasnya.

Pendapat serupa disampaikan Beny Saputro, petani cabai lain di dusun yang sama. Ia bersyukur karena hasil tanamnya masih menguntungkan meski ada kendala cuaca dan kerusakan tanaman.

“Meski cuaca tak menentu dan beberapa tanaman rusak, hasil panen masih cukup bagus. Yang paling bikin senang, harga cabai tidak jatuh seperti tahun lalu,” ujar Beny.

Beny yang mengelola 5.000 batang cabai mengaku dapat menghasilkan hingga 1,5 kuintal saat panen raya. Dengan modal sekitar Rp5 juta, ia kini sudah mulai menikmati keuntungan.

Keuletan petani cabai di Jombang dalam menghadapi cuaca ekstrem membuktikan peran penting mereka dalam menjaga pasokan pangan dan stabilitas harga komoditas di pasar. (*)

Editor: Rizqi Ardian 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow