Singo Edan Di Atas Angin! Arema FC Punya Peluang Besar Manfaatkan Krisis Madura United
Arema FC datang dengan tren positif jelang Derby Jatim kontra Madura United. Krisis kemenangan Laskar Sape Kerrap jadi peluang emas Singo Edan raih tiga poin.
PAMEKASAN, SJP - Arema FC datang ke markas Madura United dengan modal yang membuat Aremania pantas optimistis. Di tengah performa tuan rumah yang belum juga stabil, Arema FC justru berada dalam tren positif jelang duel lanjutan BRI Super League di Stadion Gelora Madura Ratu Pamellingan, Pamekasan, Sabtu (21/2/2026) malam.
Laga bertajuk Derby Jawa Timur ini menjadi momentum emas bagi Singo Edan untuk melanjutkan laju kemenangan sekaligus menekan persaingan papan atas.
Madura United sejatinya telah melakukan evaluasi sejak putaran pertama, terutama soal produktivitas gol. Kehadiran Junior Brandao dan Riquelme Sousa diharapkan menjadi solusi, namun kenyataannya daya gedor Laskar Sape Kerrap justru makin seret.
Dalam enam pertandingan terakhir, Madura United hanya mampu mencetak dua gol,keduanya baru lahir saat imbang 2-2 melawan Persis Solo. Secara keseluruhan, dari 10 laga terakhir, Lulinha dkk hanya sekali meraih kemenangan, membuat mereka terpuruk di posisi ke-14 klasemen dan hanya berjarak empat poin dari zona merah. Kondisi ini jelas menjadi celah besar yang bisa dimanfaatkan Arema FC.
Berbanding terbalik dengan calon lawannya, Arema FC justru tampil meyakinkan usai paruh musim. Sempat tergelincir dari Dewa United, Singo Edan langsung merespons dengan tiga kemenangan beruntun, termasuk menundukkan kandidat juara Persija Jakarta di kandangnya sendiri.
Perombakan skuad terbukti membawa dampak besar. Masuknya Hansamu Yama dan Walisson Maia membuat lini belakang makin kokoh. Di sektor kreatif, Gustavo Franca dan Gabi memberi warna permainan, sementara Joel Vinivius hadir sebagai solusi ketajaman. Kombinasi ini menjadikan Arema FC lebih seimbang, kuat bertahan, tajam menyerang.
Tak hanya unggul secara teknis, Arema FC juga berada dalam kondisi mental yang jauh lebih siap. Konsistensi permainan mulai terbentuk, ritme tim terjaga, dan kepercayaan diri pemain meningkat signifikan.
Bagi Arema, setiap laga kini terasa seperti final. Tiga poin di Pamekasan bukan sekadar target angka, tetapi juga pernyataan bahwa Singo Edan telah kembali sebagai kekuatan serius di kompetisi.
Di atas kertas, derby kali ini memang tak pernah mudah. Namun melihat tren performa kedua tim, Arema FC jelas berada di posisi lebih menguntungkan. Madura United masih berkutat dengan krisis kemenangan, sementara Singo Edan datang dengan stabilitas, kedalaman skuad, dan momentum.
Jika Arema FC mampu menjaga fokus, disiplin taktik, dan efektivitas serangan sejak menit awal, peluang membawa pulang kemenangan dari Pulau Garam terbuka lebar. (**)
Penulis: Paskalis Arakat, Mahasiswa Magang Unitri Malang
Editor: Danu
What's Your Reaction?

