Angin Kencang Terjang Pakis Malang, Atap 10 Rumah Rusak Kerugian Capai Rp 19 Juta

Angin kencang terjang Desa Pucang Songo, Pakis, Malang. Atap 10 rumah rusak, kerugian ditaksir Rp19 juta. BPBD lakukan pendataan dan koordinasi penanganan darurat di lokasi.

07 May 2025 - 20:31
Angin Kencang Terjang Pakis Malang, Atap 10 Rumah Rusak Kerugian Capai Rp 19 Juta
Rumah salah seorang warga di Pakis Malang mengalami kerusakan pada atap akibat cuaca ekstrem (Doc. BPBD Kabupaten Malang for SJP)

MALANG, SJP — Hujan deras disertai angin kencang masih berlangsung di wilayah Malang dan sekitarnya. Cuaca ekstrem ini menyebabkan atap 10 rumah warga beterbangan, memaksa sebagian warga bertahan dalam kondisi rumah rusak di Dusun Kerajan, Desa Pucang Songo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang pada Rabu (7/5/2025) sekira pukul 14.45 WIB.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, membenarkan kejadian tersebut. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian ditaksir mencapai Rp 19 juta.

“Beberapa rumah sudah mulai diperbaiki secara swadaya oleh warga sekitar. Saat ini hujan masih turun meski hanya gerimis,” ungkap Sadono.

BPBD menerima laporan dari Pemerintah Desa Pucang Songo pada pukul 18.29 WIB dan segera melakukan koordinasi dengan perangkat desa, kecamatan, serta unsur relawan. Tim kemudian bergerak ke lokasi untuk melakukan pendataan dan penanganan awal.

Adapun rumah terdampak milik warga atas nama Ekhoris (34), Sholikah (45), Firman Nur Abidin (33), Toyib (44), Satui (63), Solichin (55), Misian (61), Sodiqin (58), Heri Siswanto (43), dan Nuraeni (43). Sebagian besar berada di RT 10 RW 03 dan RT 9 RW 10, dengan total 10 KK dan puluhan jiwa terdampak, termasuk balita yang membutuhkan perlengkapan darurat.

"Kebutuhan mendesak di lokasi meliputi penutup atap sementara seperti terpal, serta logistik untuk mendukung kebutuhan dasar warga terdampak," imbuhnya.

Penanganan cepat melibatkan berbagai unsur, di antaranya BPBD Kabupaten Malang, MUSPIKA Pakis, PMI, FPRB, Tagana, Pemdes setempat, serta dukungan dari pihak swasta dan masyarakat.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dalam beberapa hari mendatang," tutup Sadono. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow