Truk Sosis Tabrak Median di Jalur Ir Soekarno Batu, Polisi Soroti Titik Rawan Kecelakaan

Kecelakaan truk pengangkut sosis ini kembali mempertegas tingginya kerawanan di jalur Ir Soekarno Kota Batu. Dengan insiden serupa yang terus berulang di titik yang sama, evaluasi menyeluruh terhadap sistem keselamatan jalan dinilai mendesak agar median jalan tidak terus menjadi “sasaran tetap” kecelakaan kendaraan.

08 May 2026 - 18:35
Truk Sosis Tabrak Median di Jalur Ir Soekarno Batu, Polisi Soroti Titik Rawan Kecelakaan
Laka tinggal Jalan Ir Soekarno Batu (Arul/SJP)

KOTA BATU, SJP - Kecelakaan tunggal kembali terjadi di jalur utama Jalan Ir Soekarno, tepatnya di kawasan dekat Jatim Park 3, Jumat (8/5/2026) siang. Sebuah truk boks pengangkut sosis bernomor polisi T 9717 DD keluar jalur dan menghantam median tengah jalan hingga menyebabkan arus lalu lintas tersendat.

Kernet truk, Arifin menguraikan bahwa leristiwa terjadi sekitar pukul 13.00 WIB saat truk melaju dari arah Kota Malang menuju Kota Batu dimana kendaraan yang dikemudikan bergerak terlalu ke kanan sebelum akhirnya menabrak pembatas jalan.

"Mungkin faktor kelelahan pengemudi setelah perjalanan distribusi sejak dini hari dari Jombang menuju Batu dan Malang. Alhamdulillah saya dan sopir tidak mengalami luka serius," urainya. 

Meski benturan cukup keras hingga kendaraan naik ke median, kedua awak truk selamat dan hanya mengalami luka gores ringan. Proses evakuasi kendaraan dilakukan sekitar pukul 14.07 WIB menggunakan mobil derek, namun sempat menimbulkan perlambatan arus kendaraan di sekitar lokasi.

Sementara itu Satlantas Polres Batu. Kanit Turjawali Satlantas Polres Batu, Gema Indra Winaryan, mengungkapkan bahwa titik tersebut memang kerap menjadi lokasi kecelakaan kendaraan yang menyeruduk median jalan.

"Frekuensi kejadian yang berulang membuat pihak kepolisian berencana melakukan evaluasi bersama Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Evaluasi akan difokuskan pada efektivitas rambu peringatan, desain median jalan, hingga faktor keselamatan di jalur utama penghubung Malang–Batu tersebut," ujarnya.

Jalur Ir Soekarno sendiri dikenal sebagai salah satu koridor lalu lintas dengan intensitas kendaraan tinggi, terutama kendaraan logistik dan wisata. Kondisi jalan yang relatif lebar dan panjang kerap memicu pengendara kehilangan konsentrasi akibat kelelahan maupun kecepatan berlebih. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow