Tertutup Kabut dan Mendung, Hilal Tak Terlihat di Pondok Pesantren Al Hikmah Madiun

Menurut Kiai Zaenal, juga mengacu kriteria Imkan Rukyah Nahdlatul Ulama. Dengan ketinggian minimal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat.

22 Mar 2023 - 18:30
Tertutup Kabut dan Mendung, Hilal Tak Terlihat di Pondok Pesantren Al Hikmah Madiun
Bupati Madiun, H Ahmad Dawami Ragil Saputro saat melihat hilal di Pondok Pesantren Al Hikmah Sejati Sunan Kalijogo, Panggung, Dagangan Madiun, Rabu (22/3/2023) sore. (Advertorial)

Kabupaten Madiun, SJP - Hilal tak nampak ketika dilihat di Pondok Pesantren Al Hikmah Sejati Sunan Kalijogo, Panggung, Dagangan Madiun, Rabu (22/3/2023) sore. 

Ketua Lembaga Falakiyah Cabang Madiun Kiai Zaenal Abidin mengatakan, berdasarkan pengamatan selama 32 menit, mulai dari pukul 17.45 hingga 18.17 itu tak nampak lantaran tertutupi oleh cuaca mendung dan kabut.

"Metode yang kami gunakanadalah Metode Ephemeris. Metode yang menghitung dari awal bulan dengan ketinggian 7 derajat 55 menit. Posisi hilal di utara garis titik ke barat matahari,miring ke selatan. Jadi sudah memenuhi persyaratan," terang Kiai Zaenal.

Menurut Kiai Zaenal, juga mengacu kriteria Imkan Rukyah Nahdlatul Ulama. Dengan ketinggian minimal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat.

"Besok Insyaallah bisa dimulai puasa karena di Pasuruan, dan Gresik, ada yang bisa melihat Hilal. Untuk yang di Pasuruan dilihat oleh Ustadz Sofi pukul 17.43," tukasnya.

"Hasil kegiatan ini akan dikirim ke Kementerian Agama RI, sebagai bahan Sidang Isbat," jelas Kiai Zaenal.

Sebelumnya, Bupati Madiun, H. Ahmad Dawami Ragil Saputro mengatakan, semoga Hilal bisa terlihat hari ini. Mengingat tadi pagi pukul 03.00 sudah hujan. 

Lebih lanjut, H. Ahmad Dawami Ragil Saputro menyampaikan, semoga hilalnya bisa terlihat karena hujannya sudah deras tadi pagi. 

"Terima kasih kepada shohibul bait ( tuan rumah ) yang telah menyediakan lahan pondok pesantrennya untuk kegiatan  Rukyatul Hilal ini. Akhir kata, saya mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadan ini," tandasnya. 

Terpisah, KH Mas Sulthon mengatakan, pelaksanaan Rukyatul hilal dari Kemenag Madiun, Pemkab Madiun, Lembaga Falakiyah NU Kabupaten Madiun dan Sekitar nya beserta para undangan dan para santri akan dimulai pukul 16:00 wib hingga selesai. 

"Sebelumnya, kegiatan tersebut dilaksanakan di daerah Saradan Madiun di lokasi lahan Perhutani," tutur Gus Thon, sapaan akrab Kiai, yang di kenal sering memberi santunan ribuan anak yatim tersebut. 

Akan tetapi karena situasi yang sekarang tidak memungkinkan dari segala sisi, lanjut Gus Thon, salah satunya terhalang pertumbuhan pohon perhutani yang sudah semakin tinggi.

"Sehingga, ditemukan lokasi baru yang lebih tinggi di pinggir jalan raya Kecamatan Dagangan  tepat nya di Pondok Pesantren Al Hikmah Sejati Sunan Kalijogo Panvgung Dagangan Madiun, dengan ketinggian 175 m DPL," jelas Gus Thon.

Menurutnya, sedangkan di Sarada Madiun hanya 147 m DPL. Maka kegiatan Rukyatul Hilal sekarang di geser ke Pondok Pesantren Al Hikmah Sejati Sunan Kalijogo Panggung Dagangan, Madiun. 

Gus Thon seraya tak lupa mengucapkan Selamat menunaikan Ibadah Puasa Ramadan. 

"Selamat menunaikan Ibadah Puasa Ramadan. Marhaban ya Ramadan," pungkasnya. 

Pelaksanaan Rukyatul Hilal ini sesuai dengan surat dari Sekda Kabupaten Madiun dengan nomor 400.8/678/402.12/2023. 

Rukyatul Hilal ini dilaksanakan oleh Badan Hisab Rukyat Kabupaten Madiun bersama Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama Kabupaten Madiun. (ADV)

Editor: Doi Nuri

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow