SMK NUSA Poncokusumo Malang Tanamkan Karakter Qawiyul Amin Lewat MPLS dan ACC
SMK NUSA Poncokusumo menggelar MPLS bertema Karakter Murid Qawiyul Amin dan membuka dua jurusan baru, Farmasi serta Kuliner, pada tahun ajaran 2026/2027.
MALANG, SJP – SMK NUSA (Nahdlatul Ulama Sunan Ampel) Poncokusumo menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Pelajaran 2026/2027 dengan mengusung tema "Karakter Murid Qawiyul Amin". .
Melalui rangkaian kegiatan yang dipadukan dengan program Anak Camp Center (ACC), sekolah berupaya membentuk peserta didik yang kuat dalam ilmu, iman, dan berkarakter amanah.
Kepala SMK NUSA Poncokusumo, Imron Syahroni, S.Pd., M.Pd., mengatakan tema Qawiyul Amin dipilih sebagai fondasi pembinaan siswa baru agar memiliki keseimbangan antara kompetensi akademik, spiritual, dan akhlak.
"Qawiyul Amin itu berarti kuat dan amanah dalam bidang ilmu, iman, maupun karakter. Itu yang ingin kami tanamkan kepada seluruh peserta didik sejak hari pertama masuk sekolah," ujarnya, saat dikonfirmasi, Rabu (15/7/2026).
Rangkaian MPLS diawali dengan pra-MPLS pada 10 Juli, dilanjutkan sosialisasi program sekolah kepada orang tua siswa pada 11 Juli.
Selanjutnya, pembukaan MPLS dilaksanakan pada 13 Juli dengan berbagai materi, mulai dari pengenalan visi dan misi sekolah, tata tertib, budaya sekolah, bahaya narkoba, kurikulum, hingga asesmen literasi dan numerasi.
Tak hanya itu, siswa juga dikenalkan dengan berbagai kegiatan ekstrakurikuler, pembiasaan ibadah melalui salat dhuha berjamaah, apel pagi, serta penguatan budaya sekolah yang menjadi ciri khas SMK NUSA Poncokusumo.
Puncak kegiatan berlangsung pada 16–18 Juli melalui program ACC (Anak Camp Center) yang digelar di Mako Brimob Ampeldento, Kecamatan Pakis.
Selama kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pelatihan kepemimpinan, kerja sama tim, kedisiplinan, pembinaan remaja usia sekolah, kegiatan outdoor, hingga pembiasaan ibadah berjamaah.
Imron menjelaskan, kegiatan ACC menjadi bagian dari proses pembentukan mental dan karakter siswa agar siap menghadapi tantangan dunia pendidikan maupun dunia kerja.
Di sisi lain, SMK NUSA Poncokusumo juga membuka dua kompetensi keahlian baru pada tahun ajaran ini, yakni Farmasi dan Kuliner. Menurut Imron, kedua jurusan tersebut langsung mendapat respons positif dari masyarakat dengan terpenuhinya kuota masing-masing satu rombongan belajar.
"Kami melihat peluang kerja di bidang farmasi dan kuliner masih sangat besar. Begitu dibuka, kuota langsung terpenuhi. Harapan kami, jurusan ini menjadi alternatif bagi masyarakat untuk memilih program keahlian yang benar-benar dibutuhkan dunia usaha dan dunia industri," katanya.
Ia menambahkan, prospek lulusan Farmasi dinilai terus meningkat seiring berkembangnya layanan kesehatan hingga tingkat desa. Sementara jurusan Kuliner diproyeksikan mampu mencetak tenaga terampil yang siap mendukung kebutuhan industri makanan, termasuk berbagai program pemerintah di bidang penyediaan pangan.
"Kami ingin melahirkan lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi, tetapi juga karakter yang kuat, amanah, dan siap bersaing di dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan," pungkasnya. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

