Semarak HUT RI, Warga Malang Bentangkan Bendera Merah Putih Sepanjang 80 Meter di Kampung
Warga Kelurahan Bareng, Kota Malang, membentangkan bendera merah putih sepanjang 80 meter menjelang HUT ke-80 RI. Aksi ini menjadi simbol semangat gotong royong dan nasionalisme yang masih membara di tengah masyarakat.
MALANG, SJP – Menjelang perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, semangat nasionalisme warga Kelurahan Bareng, Kecamatan Klojen, Kota Malang, kian terasa membara.
Sebagai bentuk kecintaan terhadap tanah air, warga setempat kompak membentangkan bendera merah putih raksasa dengan panjang mencapai 80 meter, membentang di sepanjang jalan kampung mereka.
Kampung yang sehari-hari terasa tenang, kini disulap menjadi lautan merah putih. Warga juga menghias lingkungan sekitar dengan aneka pernak-pernik khas kemerdekaan, menambah kesan semarak dan penuh semangat gotong royong.
Ketua RT 5 Kelurahan Bareng, Taufan Akbar, menjelaskan bahwa panjang bendera disesuaikan dengan usia kemerdekaan RI yang tahun ini menginjak 80 tahun. “Panjangnya memang kita sesuaikan dengan usia HUT ke-80 RI. Kebetulan juga panjang jalan kampung kami pas 80 meter,” ujarnya, Sabtu (2/8/2025).
Taufan menyebutkan bahwa ide pemasangan bendera raksasa ini muncul secara spontan dan cepat disambut antusias warga. Tak menunggu lama, mereka langsung patungan, membeli kain, menjahit, dan gotong royong memasang bendera.
“Idenya mendadak, tapi langsung disepakati warga. Begitu kain jadi, langsung kami pasang ramai-ramai. Ini bukan hanya simbol, tapi wujud cinta kami pada Indonesia,” tutur Taufan.
Pemasangan bendera raksasa ini rencananya akan berlangsung sepanjang bulan Agustus. Selain bendera utama, warga juga menambahkan berbagai ornamen kemerdekaan lainnya agar suasana semakin meriah.
“Ini jadi bukti kalau semangat kemerdekaan masih hidup, bukan cuma seremoni, tapi nyata di kehidupan masyarakat,” tambahnya.
Kreativitas warga Bareng ini pun menjadi inspirasi tersendiri di tengah perayaan kemerdekaan yang semakin dekat. Semangat gotong royong dan nasionalisme menjadi kekuatan utama yang tak lekang dimakan zaman. (**)
Editor : Rizqi Ardian
Sumber: Beritasatu.com
What's Your Reaction?

