Rehabilitasi Jalan Mendalanwangi–Pakisaji Malang Buka Ruang Gerak Baru Bagi Ekonomi Warga
Akses perjalanan Wagir - Pakisaji Malang kini lebih lancar, memudahkan distribusi pertanian, dongkrak perekonomian warga.
MALANG, SJP — Peningkatan infrastruktur di Kabupaten Malang terus memberi dampak nyata bagi aktivitas perekonomian warga. Salah satunya melalui rehabilitasi ruas Jalan Mendalanwangi–Pakisaji yang kini membuka ruang gerak baru bagi masyarakat di kawasan selatan.
Ruas dengan status jalan K1 tersebut menghubungkan empat desa, yakni Mendalanwangi, Wadung, Jatisari, dan Karangpandan, yang menjadi jalur utama mobilitas warga Kecamatan Wagir menuju Pakisaji.
Selama ini, jalur tersebut kerap menjadi akses penting untuk membawa hasil pertanian dan kebutuhan harian warga.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (PU BM) Kabupaten Malang, Khairul Isnaidi, menjelaskan bahwa proyek ini merupakan usulan teknokratik yang difokuskan pada peningkatan efisiensi konektivitas antarwilayah.
“Pelebaran dan pengaspalan di beberapa segmen dilakukan agar lalu lintas kendaraan, khususnya angkutan hasil pertanian, lebih lancar dan aman,” ujar Oong sapaan karibnya, Senin (27/10/2025).
Penanganan dilakukan dalam empat segmen pekerjaan, meliputi pelebaran di tiga segmen dan pengaspalan hotmix di satu segmen. Secara teknis, pelaksanaan mencakup, segmen 1 Desa Mendalanwangi: 1,2 meter kiri–kanan × 220 meter, segmen 2 Desa Wadung: 1,2 meter kiri–kanan × 221 meter, segmen 3 Desa Jatisari: 1,2 meter kiri–kanan × 410 meter, segmen 4 Desa Karangpandan: 3,5 meter × 70 meter
Oong berharap, ke depan peningkatan jalan ini dapat memperkuat aktivitas ekonomi lokal serta mendukung pemerataan pembangunan di wilayah Kabupaten Malang.
“Harapan kami, masyarakat semakin mudah dalam beraktivitas ekonomi dan distribusi hasil pertanian bisa lebih efisien,” imbuhnya.
Proyek rehabilitasi selesai 100 persen pada 22 Juli 2025, dan kini ruas Mendalanwangi–Pakisaji sudah berfungsi penuh sebagai jalur strategis penunjang perekonomian warga di wilayah selatan Kabupaten Malang. (*)
Editor: Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

