Proyek Bangunan SR Capai 58 Persen, Bupati Jombang Siapkan Peserta Didik Baru

Pemerintah Kabupaten Jombang pun mulai mempersiapkan penerimaan peserta didik baru sesuai arahan dari Kementerian Sosial (Kemensos).

20 May 2026 - 08:00
Proyek Bangunan SR Capai 58 Persen, Bupati Jombang Siapkan Peserta Didik Baru
Bupati Jombang Warsubi didampingi Wakil Bupati Jombang Salmanuddin Yazid saat meninjau progres pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat (SR) di Desa Tunggorono, Kecamatan Jombang. (Ist/SJP)

JOMBANG, SJP – Bupati Jombang Warsubi meninjau langsung perkembangan pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat (SR) 08 di Desa Tunggorono, Kecamatan Jombang, Selasa (19/5/2026). Pemerintah daerah memastikan pembangunan terus dipercepat agar dapat digunakan pada tahun ajaran baru mendatang.

Warsubi menyampaikan, progres pembangunan saat ini telah mencapai sekitar 58 persen. Pemerintah Kabupaten Jombang pun mulai mempersiapkan penerimaan peserta didik baru sesuai arahan dari Kementerian Sosial (Kemensos).

"Pemkab Jombang diminta Kemensos membuka pendaftaran murid baru untuk jenjang SD, SMP, dan SMA. Masing-masing tiga rombongan belajar dengan kapasitas 30 siswa per kelas," ujar Warsubi.

Ia menjelaskan, Pemkab Jombang telah berkoordinasi langsung dengan Kemensos untuk memastikan pembangunan selesai tepat waktu. Hasil koordinasi menargetkan proyek rampung pada 27 Juni 2026.

Sejumlah fasilitas utama menjadi prioritas penyelesaian agar kegiatan belajar mengajar dapat segera berjalan, meliputi ruang kelas, asrama siswa, masjid, hingga kantin. "Yang paling utama diselesaikan adalah ruang kelas, asrama, tempat ibadah, dan fasilitas makan untuk anak-anak," katanya.

Warsubi menambahkan, proses rekrutmen calon siswa mulai dilakukan dengan sasaran utama anak-anak dari keluarga kategori desil 1 dan desil 2 atau kelompok masyarakat berpenghasilan rendah. Ia menegaskan, seluruh kebutuhan pendidikan siswa di Sekolah Rakyat akan ditanggung pemerintah, mulai dari biaya sekolah, makan dan minum, hingga perlengkapan belajar.

"Harapannya anak-anak dari keluarga kurang mampu bisa sekolah dengan baik karena semuanya sudah disediakan pemerintah tanpa biaya," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Proyek Pembangunan Sekolah Rakyat Jombang dari Waskita, Taufik, mengungkapkan progres pembangunan secara keseluruhan telah mencapai 59 persen, sedangkan khusus bangunan di Jombang sekitar 60 persen. Ia memastikan pihak kontraktor berkomitmen menyelesaikan pembangunan sesuai target pemerintah pusat.

"Kami berupaya agar pembangunan bisa selesai sesuai arahan Presiden dan Menteri. Target kami pada 20 Juni sudah dapat dioperasionalkan," ujarnya.

Taufik menambahkan, prioritas pengerjaan saat ini difokuskan pada ruang kelas, asrama, kantin, dan fasilitas ibadah. Adapun fasilitas tambahan seperti gedung serbaguna akan diselesaikan pada tahap berikutnya. "Harapannya awal Juli nanti seluruh kelengkapan sudah siap sehingga anak-anak bisa mulai bersekolah secara penuh," pungkasnya. (*) 

Editor: Syaiful Aries

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow