Polisi dan Relawan BPBD Jombang Evakuasi Temuan Mayat Menggantung

Usai mendapat laporan dari warga atas adanya temuan mayat, petugas Polsek Kesamben dan jajaran relawan BPBD Jombang membawa jenazah ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jombang untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.

14 Jul 2025 - 19:45
Polisi dan Relawan BPBD Jombang Evakuasi Temuan Mayat Menggantung
Polisi dan relawan BPBD Jombang melakukan evakuasi jasad menggantung di Kesamben, Jombang. (Ist/SJP)

JOMBANG, SJP - Polisi dan petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jombang langsung berupaya untuk melakukan evakuasi temuan mayat yang menggantung di sebuah pohon di kebun Desa Jatiduwur, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang. 

Usai mendapat laporan dari warga atas temuan mayat, petugas Polsek Kesamben dan jajaran BPBD Jombang membawa jenazah ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jombang untuk dilakukan penanganan lebih lanjut. 

"Memang ada penemuan mayat, dengan informasi menggantung dan sudah penuh belatung, tapi apakah itu gantung diri kami belum bisa memastikan," ungkap Kapolsek Kesamben Iptu Niswan kepada wartawan, Senin (14/7/2025). 

Dari informasi diterima pihaknya, korban diketahui sebagai PS (25) pemuda asal Desa Pulorejo, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang. Korban memang sudah meninggalkan rumah sejak 17 Juni 2025 lalu.

"Menurut keterangan keluarga sudah keluar rumah dari Juni lalu, untuk jenazah masih dibawa ke RSUD Jombang untuk divisum," bebernya. 

Kepala Dusun Jatiduwur, Mu'adi menyebut penemuan kali pertama diketahui oleh petani setempat yang sedang mencari daun talas di sekitar lokasi. 

"Tahunya itu sebenarnya sudah sejak Minggu (13/7) waktu ada warga yang mau memanen talas. Tapi saksi ini saking takutnya baru berani cerita ke saudaranya tadi pagi," ujar Mu'adi. 

Kali pertama mendapatkan kabar dari petani itu, pihaknya langsung menuju ke lokasi penemuan jasad. Benar saja, kondisi jasad dalam posisi menggantung di dahan pohon dengan seutas tali berwarna kuning. 

"Kondisinya sudah membusuk memang, mungkin sudah lama tidak diketahui, karena lokasinya juga jauh dari perkampungan, sekitar 500 meter di dalam tegalan," tambahnya. 

Tidak jauh dari lokasi jasad pria itu, terdapat tas yang menggantung di dahan pohon. Setelah dilakukan pengecekan oleh petugas, dalam isi tas terdapat satu buah foto dan kertas berisi nomor telepon. Dari situ diketahui jika jasad adalah PS. 

Menurut Mu'adi, tidak berselang lama usai nomor telepon dihubungi, datang kakek korban dan mengaku bahwa jasad tersebut adalah cucunya. 

"Menurut kakeknya itu, anak ini sudah sebulan tidak pulang," imbuhnya.

"Kalau cerita kakeknya memang habis putus cinta sama pacarnya, setelah itu hilang," tandasnya. (*)

Editor: Rizqi Ardian
Disclaimer : Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental. 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow