Pecel Punten di Kediri dengan Harga Jutaan Rupiah, Unik atau Bikin Kaget?

Selain penyebutan harga yang unik, warung ini juga terkenal dengan sambutan khas : "Matur nuwun, mbinjing mriki malih nggih" yang berarti "Terima kasih, besok ke sini lagi ya".

02 Apr 2025 - 13:52
Pecel Punten di Kediri dengan Harga Jutaan Rupiah, Unik atau Bikin Kaget?
Pecel Punten khas Kediri. (foto: kompasiana.com)

KEDIRI, SJP – Kuliner khas Jawa Timur selalu menarik perhatian, tetapi ada satu warung pecel punten di Kediri yang bikin pembeli terkejut. Bukan karena rasanya yang khas, tetapi karena harga yang disebutkan bisa mencapai jutaan rupiah!

Jika Anda mampir ke warung pecel punten yang terletak di Kelurahan Ketami, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, jangan kaget saat mendengar total tagihan yang mencapai jutaan rupiah. Namun, tenang saja—itu bukan harga sebenarnya. Ini adalah cara unik penjual dalam menyebutkan harga.

Misalnya, untuk seporsi pecel punten seharga Rp6.000, penjual bisa saja mengatakan "enam juta rupiah". Tradisi penyebutan harga ini telah menjadi ciri khas warung sejak lama dan justru menjadi daya tarik tersendiri bagi pembeli.

Keunikan Pecel Punten "Jutaan"

Selain cara penyebutan harga yang unik, warung ini juga terkenal dengan keramahan penjualnya. Setiap pelanggan yang datang akan disambut dengan sapaan khas dalam bahasa Jawa: "Matur nuwun, mbinjing mriki malih nggih" yang berarti "Terima kasih, besok ke sini lagi ya".

Pecel punten sendiri merupakan makanan khas Jawa Timur yang mirip lontong, tetapi lebih gurih karena berbahan dasar beras yang diolah dengan santan. Sajian ini disiram sambal pecel yang pedas dan menggugah selera, lalu dilengkapi dengan aneka lauk sesuai pilihan pembeli.

Bagi pelanggan, pengalaman makan di warung ini bukan hanya soal rasa, tetapi juga kejutan yang diberikan saat membayar. Salah satu pembeli, Intan Lukmana, mengaku sempat terkejut saat pertama kali datang.

"Awalnya saya kaget pas bayar disebut jutaan rupiah, tapi ternyata cuma istilah saja. Unik sih, jadi pengalaman yang berbeda dari warung lain," ujarnya.

Sementara itu, Sarah Aqila, pelanggan lain, justru menganggap cara penyebutan harga ini sebagai hiburan.

"Seru sih, kayak becandaan gitu. Rasanya enak, harganya juga murah, tapi cara bayarnya bikin senyum-senyum sendiri," katanya sambil tertawa.

Doa dalam Penyebutan Harga

Sumiyati, pemilik warung yang sudah berjualan sejak 2001, mengatakan bahwa penyebutan harga "jutaan rupiah" sebenarnya adalah doa agar pelanggan mendapatkan rezeki yang berlimpah. Sementara sapaan khasnya dimaksudkan sebagai harapan agar pelanggan selalu sehat dan bisa kembali menikmati masakannya.

Bagi para pecinta kuliner, mampir ke warung ini bukan hanya soal mencicipi rasa pecel punten yang lezat, tetapi juga merasakan pengalaman unik yang tak ditemukan di tempat lain. Jika Anda berkunjung ke Kediri, jangan lupa mencoba sensasi makan pecel punten "termahal di dunia" ini!

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow