Operasi Ketupat Semeru 2025, Polres Blitar Dirikan 15 Pos Pengamanan dan Pos Pantau
Polres Blitar juga menerjunkan 200 personel untuk pengamanan perayaan Hari Raya Idulfitri selama pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2025.
BLITAR, SJP - Operasi Ketupat Semeru 2025 akan berlangsung selama 17 hari. Yakni mulai tanggal 23 Maret 2025, hingga 8 Maret 2025.
Instruksi Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo, akan ada 8 kepolisian daerah (polda) prioritas yang melaksanakan Operasi Ketupat Semeru 2025 lebih dulu.
Salah satu polda yang akan menggelar Operasi Ketupat Semeru lebih dulu yaitu Polda Jawa Timur (Jatim). Salah satuan kerjanya yaitu Kepolisian Resor (Polres) Blitar.
Wakil Kepala Polres (Wakapolres) Blitar, Kompol Dwi Okta Herianto mengatakan, dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2025, pihaknya akan mendirikan 15 pos pengamanan dan pos pantau.
"Apel gelar pasukan sudah dilakukan. Akan didirikan 15 pos pengamanan dan pos pantau di wilayah hukum Polres Blitar," katanya, Sabtu (22/3/2025).
Kompol Dwi Okta menyebut, 15 pos yang didirikan meliputi satu pos pengamanan di Kecamatan Selorejo dan satu pos pelayanan di Kecamatan Kanigoro.
Kemudian selain itu, akan didirikan pula 13 pos pantau yang akan disiagakan di pusat keramaian serta tempat wisata yang ada di Kabupaten Blitar.
Selain itu, Polres Blitar juga menerjunkan 200 personel untuk pengamanan perayaan Hari Raya Idulfitri selama pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2025.
"Ada satu pos pengamanan di Selorejo, pos pelayanan di Kanigoro dan 13 pos pantau yang kami dirikan," ujar dia.
Sebelumnya, Polres Blitar sudah memusnahkan barang bukti hasil Operasi Pekat Semeru 2025. Yakni berupa 3.062 botol minuman keras (miras) berbagai merek dengan cara dilindas alat berat.
Operasi Pekat Semeru 2025 tersebut dilaksanakan untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang disebabkan oleh miras, terutama saat Ramadan. (*)
Editor: Ali Wafa
What's Your Reaction?

