Longsor Tutup Akses Jalan Tulungagung-Trenggalek Via Pagerwojo

Material longsor menutup badan jalan sepanjang 50 meter dengan ketebalan antara 50 hingga 80 sentimeter.

31 Oct 2025 - 19:59
Longsor Tutup Akses Jalan Tulungagung-Trenggalek Via Pagerwojo
Petugaa gabungan dari TNI, POLRI dan BPBD Tulungagung mendatangi lokasi longsor yang menutup jalan Tulungagung-Trenggalek di Desa Kradinan, Kecamatan Pagerwojo. (Istimewa)

TULUNGAGUNG, SJP - Akses jalan yang menghubungkan wilayah Tulungagung dengan Trenggalek tertutup longsor, Jumat (31/10/2025) sore. Titik longsor terjadi di Desa Kradinan, Kecamatan Pagerwojo, Tulungagung, tepat di samping SDN 2 Kradinan, yang mengalami longsor beberapa waktu lalu. Akibatnya akses lalu lintas dari dua arah sempat tertutup total.

Kapolsek Pagerwojo, AKP Guruh Yudhi Setiawan, mengatakan, peristiwa longsor tersebut terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Longsor terjadi usai warga bersama personel TNI-POLRI dan BPBD Tulungagung, baru saja selesai membersihkan material longsor, yang terjadi pada hari sebelumnya.

"Kemarin (Kamis) sore itu terjadi longsor, lalu dilakukan pembersihan, dan baru saja selesai longsor kembali terjadi dengan intensitas lebih besar dari longsor kemarin," kata AKP Guruh Yudhi Setiawan, Jumat (31/10/2025) malam.

Lanjut AKP Guruh, longsor menutup badan jalan sepanjang 50 meter dengan ketebalan antara 50 hingga 80 sentimeter. Banyaknya material longsor berupa tanah dan batu membuat proses pembersihan secara manual cukup membutuhkan tenaga ekstra.

"Warga bersama anggota TNI-POLRI dan BPBD Tulungagung, sedang berupaya membuka jalur secara manual," tututnya.

AKP Guruh menambahkan, pada Jumat malam sekira pukul 17.00 WIB, jalan di titik longsor sudah bisa dilewati sepeda motor. Sementara untuk kendaraan roda 4 atau lebih, belum bisa lewat dan harus memutar lewat jalur alternatif.

"Saat ini jalan sudah bisa dilewati sepeda motor. Ini warga dan petugas sedang berupaya membuka jalur agar bisa dilalui kendaraan roda 4. Tapi kalau cuaca terus seperti ini (hujan) upaya pembersihan malam ini dihentikan," ungkapnya.

Menurut Guruh, selain karena besarnya longsor, proses pembersihan material terkendala cuaca hujan. Dimana mulai Jumat sore hingga malam hujan terus mengguyur kawasan Pagerwojo. Untuk sementara proses pembersihan longsor dihentikan dengan mempertimbangkan faktor keselamatan.

"Sampai malam ini belum ada alat berat yang diterjunkan ke lokasi kejadian," tuturnya.

Longsor kali ini merupakan kejadian yang ketiga di lokasi yang sama. Sebelumnya pada Selasa (19/8/2025) lalu, di lokasi ini terjadi longsor besar yang merusak bangunan SDN 2 Kradinan dan menutup jalan.

Kemudian pada Kamis (30/10/2025) sore, longsor kembali terjadi namun dengan intensitas yang kecil. Lalu setelah pembersihan material selesai dilakukan, pada Jumat (31/10/2025) sore terjadi longsor susulan yang lebih besar terjadi. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow