Lahan Kosong di Gresik Jadi Favorit Warga Bermain Layang-Layang, Refleksi Mainan di tengah Kota Industri
Ditengah hiruk pikuk Kota Industri di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, membuat sejumlah warga memanfaatkan momentum akhir pekan dengan bermain layang-layang. Ini menjadi refleksi bermain masa kecil seiring rekreasi bersama keluarga.
GRESIK, SJP — Akhir pekan menjadi momentum warga di Kabupaten Gresik melepas penat di hari libur bekerja. Sejumlah warga memanfaatkan momentum tersebut untuk bermain layang-layang. Tidak hanya bernostalgia, mereka juga membawa keluarga bak bertamasya menjelang senja.
Suasana itu nampak terlihat di salah satu tanah lapang di Kecamatan Manyar. Tak hanya orang dewasa, anak-anak, hingga remaja ramai menikmati akhir pekan dengan bermain layang-layang, Minggu (14/9/2025).
Salah satu warga, Dani, mengaku sering datang untuk bermain layang-layang mengajak istri dan anaknya. "Ya sering, itung-itung refresing dengan keluarga," kata Dani.
Dani yang juga seorang perantau asal Kabupaten Bojonegoro ini mengatakan layang-layang menjadi bahan mainan sejak kecil. Menurut dia, bermain layang-layang ini menjadi refleksi masa kecil yang dilakukan ditengah sibuk hari-hari bekerja. Sejumlah warga lain turut serta berdagang layang-layang untuk meramaikan waktu sore yang berlokasi di jalan GKB, Kelurahan Manyar, Gresik, tersebut.
"Iya setiap sore bawa barang dagangan kesini," ungkap salah satu pedagang, Dimas.
Ia mengaku membawa tiga kardus berisi layang-layang untuk dijual. Harganya pun bervariasi mulai Rp2000 per layang-layang.
"Juga tersedia benang layang-layang harga Rp15.000," paparnya. (*)
Editor: Danu S
What's Your Reaction?

