Kebakaran Hanguskan Toko Pracangan dan Pom Mini di Popoh Tulungagung, Kerugian Capai Rp350 Juta

Api cepat membesar karena di dalam toko tersimpan ratusan liter bahan bakar minyak (BBM) serta puluhan tabung gas elpiji.

26 Apr 2026 - 22:06
Kebakaran Hanguskan Toko Pracangan dan Pom Mini di Popoh Tulungagung, Kerugian Capai Rp350 Juta
Petugas Damkar Tulungagung lakukan pemadaman di lokasi toko dan pom mini di Popoh yang terbakar. (Beny/SJP)

TULUNGAGUNG, SJP - Kebakaran hebat melanda sebuah toko pracangan sekaligus pom mini milik Gatot Trianto (60) di Dusun Popoh, Desa Besole, Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Minggu (26/4/2026) sore. Api dengan cepat membesar dan melahap seluruh bangunan yang sebagian besar berbahan kayu, berikut isi toko.

Api cepat membesar karena di dalam toko tersimpan ratusan liter bahan bakar minyak (BBM) serta puluhan tabung gas elpiji. Selain menghanguskan bangunan toko, kebakaran juga melalap satu unit mobil pikap, satu sepeda motor, serta berbagai barang dagangan.

Perangkat Desa Besole, Sumariyanto, menjelaskan kebakaran bermula saat pemilik toko sedang melayani pembelian BBM untuk nelayan.

“Sekira pukul 16.30, yang punya toko, Pak Gatot Trianto, melayani pembeli BBM untuk keperluan melaut. Di saat bersamaan terjadi korsleting listrik, sehingga tidak bisa ditangani dan BBM di depannya langsung terbakar,” ujarnya.

Ia menambahkan, seluruh isi toko yang menjual sembako, rokok, hingga tabung gas ludes terbakar. 

“Satu mobil pikap, satu sepeda motor juga ikut terbakar. Untuk mobil Avanza milik tetangga berhasil diselamatkan meski sebagian catnya rusak. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” imbuhnya.

Sumariyanto juga mengungkapkan bahwa stok BBM di lokasi memang cukup banyak karena digunakan untuk menyuplai kebutuhan nelayan di kawasan Popoh.

“BBM-nya lumayan banyak karena baru belanja. Para nelayan disini kan menguasakan ke Pak Gatot Trianto ini untuk membelikan bensin ke SPBU, sehingga nelayan ini mengambilnya dari Pak Gatot Trianto ini tadi. Itupun juga atas rekomendasi dari pihak terkait,” jelasnya.

Sementara itu, Kasi Evakuasi dan Penyelamatan Damkar Tulungagung, Iwan Supriyono, menyebut pihaknya menerima laporan pada pukul 16.50 WIB dan langsung menuju lokasi satu menit kemudian. Petugas tiba di lokasi pukul 17.38 WIB dan berhasil memadamkan api sekitar pukul 18.32 WIB.

“Objek yang terbakar adalah warung sembako beserta seluruh isinya, satu mobil pikap, satu sepeda motor, 25 tabung gas elpiji, sekitar 175 liter solar, dan 600 liter pertalite,” terang Iwan.

Terkait penyebab kebakaran, ia menjelaskan dugaan sementara berasal dari korsleting listrik pada jaringan di atas bangunan. 

“Informasi dari pemilik, setelah selesai mengisi BBM, ada percikan dari jaringan listrik di atas warung yang kemudian menyambar uap BBM,” ujarnya.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran ini menyebabkan kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp350 juta. Selain itu, insiden tersebut juga sempat memicu gangguan listrik di wilayah sekitar akibat adanya gardu yang terdampak.

Saat ini, aparat kepolisian telah memasang garis polisi di lokasi kejadian untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. (*)

Editor: Danu

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow